
Ilustrasi beras. Dok JawaPos
JawaPos.com - Pakar Pertanian dari Universitas Lampung Prof Dr Bustanul Arifin mengungkapkan harga beras yang terus meningkat di pasaran disebabkan oleh dua faktor. Meliputi persoalan produksi atau on farm dan tata niaga atau off farm.
“Faktor El-Nino menjadi salah satu determinan dari kenaikan harga beras. Produksi padi tahun 2023 turun sekitar 1 juta ton, karena luas panen yang turun signifikan, sekitar 300 ribu hektare,” kata Bustanul saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (23/2).
Sementara dari sisi tata niaga, dipengaruhi oleh ekonomi beras global. Pasalnya, pada Juli 2023 India melarang ekspor beras.
“Pertimbangannya politis, Perdana Menteri Modi menghadapi Pemilu pada 2024. Dia tidak ingin harga domestik beras India naik signifikan,” jelasnya.
Akibatnya, harga beras dunia juga naik sangat tinggi, melebihi USD 620/ton untuk beras medium dan USD 680/ton untuk beras premium.
“Ini merupakan rekor tertinggi, bahkan melebih harga ketika Krisis Pangan 2008,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bustanul juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 2023, banyak peristiwa terjadi secara bersamaan. Terutama peristiwa politik dan hukum yang menurutnya sangat mengganggu kinerja implementasi kebijakan pangan dan ekonomi.
Jika menilih data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca bulanan beras akan mulai positif pada Maret 2024. Bahkan, akan tercatat surplus pada April 2024.
“Perkiraan saya, harga beras ini akan tetap tinggi hingga musim panen April 2024,” tandasnya.
Mengutip Panel Harga Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) harga beras premium di DKI Jakarta terus meningkat. Per 23 Februari, rata-rata harga beras premium di Jakarta makin mahal tembus Rp 16.770/kg.
Harga ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan perdagangan awal pekan yang dibanderol Rp 15.840/kg. Kemudian di hari selanjutnya semakin meningkat mulai dari Rp 15.980/kg, Rp 16.500/kg, Rp 16.570/kg, Rp 16.700/kg, dan kemudian bertahan di harga Rp 16.770/kg sejak Kamis (22/2).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
