Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 18.50 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian PUPR Serukan Percepatan Transformasi Digital

Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta. (pu.go.id) - Image

Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta. (pu.go.id)

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) gencar mempromosikan percepatan transformasi digital dan inovasi untuk pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Penerapan digitalisasi dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah salah satu pilar demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dilansir dari pu.go.id pada Rabu (15/11), Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana mengatakan bahwa kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna menghadapi segala dinamika dan arah pembangunan bangsa.

Sistem pemerintahan diwajibkan mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi dalam rangka untuk mewujudkan layanan publik yang berkualitas, cepat, efektif, efisien dan andal.

“Transformasi digital tidak hanya mengubah dari manual menjadi digital, atau hardware ke software, tetapi bagaimana mendorong literasi digital agar melek digital,” kata Dadang Rukmana dalam acara Seminar Nasional Policy Brief di Gedung Lembaga Administrasi Negara, Jakarta, Senin (13/11/).

“Dengan kita sudah biasa atau melek digital, tentu menjadi modal menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.

Dadang menyampaikan bahwa Kementerian PUPR mendukung pemerintahan berbasis digital salah satunya dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Hal tersebut sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam pembangunan IKN, Kementerian PUPR telah menerapkan komponen SPBE mulai dari tahapan perencanaan, konstruksi hingga monitoringnya,” tutur Dadang Rukmana.

“Salah satu implementasinya adalah dengan menerapkan prinsip collaborative work dengan memanfaatkan dan mengintegrasikan ekosistem model Building Information Modeling (BIM) dan Geographic Information System (GIS),” lanjutnya.

Kementerian PUPR juga telah menyediakan kanal nusantara.pu.go.id, dimana publik dapat mengakses segala informasi pembangunan IKN secara terbuka dan transparan.

Proses pembangunan infrastruktur IKN juga menerapkan smart and green infrastructure, diantaranya optimalisasi smart integrated sanitation urban domestic waste water management dan penerapan Sistem Penyediaan Air Minum yang diatur menggunakan artificial intelligence (AI).

“Untuk memastikan IKN dapat menjadi kota baru yang berkelanjutan, pemerintah telah membentuk 5 indikator kinerja utama yang nantinya mengontrol pembangunan IKN, yang terdiri atas kesejahteraan masyarakat, ekologis dan preservasi lingkungan alami, konektivitas kawasan/transportasi, infrastruktur kawasan serta infrastruktur TIK,” ucap Dadang Rukmana.

Dadang Rukmana juga menyerukan untuk berperan aktif secara profesional dengan menerapkan berbagai inovasi dan menjadi bagian dari sejarah pembangunan IKN.

Prinsip kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi pembangunan IKN menjadi Ibu Kota Kelas Dunia.

“Saya ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya Policy Brief. Policy brief ini akan menghasilkan rumusan pokok pemikiran yang strategis yang perlu didorong untuk menjadi suatu kebijakan publik,” pungkas Dadang Rukmana.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore