Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Februari 2021 | 17.40 WIB

Terdampak Covid-19, Laba Astra Internasional Turun Hingga 53 Persen

Gerbang Tol Tangerang- Merak dari arah Serang menuju Pelabuhan Merak. - Image

Gerbang Tol Tangerang- Merak dari arah Serang menuju Pelabuhan Merak.

JawaPos.com - PT Astra International Tbk mencatat penurunan laba bersih yang signifikan sepanjang 2020. Laba bersih perusahaan turun 53 persen dibanding tahun sebelumnya, dari Rp 21,70 triliun menjadi Rp 10,28 triliun.

Presiden Direktur Astra Internasional Djony Bunarto Tjondro mengatakan, penurunan tersebut disebabkan oleh imbas pandemi Covid-19 yang menggerus sektor otomotif sehingga pendapatan bersih konsolidasian Grup ini pada tahun 2020 juga turun 26 persen dari Rp 237,16 triliun di 2019 menjadi Rp 175 triliun.

"Pendapatan dan laba bersih grup Astra (Grup) pada tahun 2020 menurun akibat dampak dari pandemi Covid-19 dan upaya penanggulangannya. Grup terus beroperasi di tengah kondisi yang menantang, dan masih terdapat ketidakpastian mengenai kapan pandemi akan berakhir," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (26/2).

Pandemi Covid-19 tersebut juga membuat laba bersih masing-masing bisnis Astra grup loyo. Bisnis Astra yang menyumbang penurunan laba paling dalam adalah divisi infrastruktur dan logistik yang mencatat penurunan laba bersih sebesar 85 persen dari Rp 292 miliar menjadi Rp 45 miliar pada tahun 2020, disebabkan oleh penurunan pendapatan jalan tol dan penurunan marjin operasi pada PT Serasi Autoraya (SERA).

Kemudian, disusul oleh divisi teknologi informasi yang laba bersihnya turun hingga 81 persen menjadi Rp 36 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari bisnis solusi dokumen dan layanan perkantoran PT Astra Graphia Tbk (AG), yang 76,9 persen sahamnya dimiliki Perseroan.

Lalu, penurunan laba juga terjadi di divisi otomotif sebesar 68 persen menjadi Rp 2,7 triliun, hal tersebut mencerminkan penurunan volume penjualan secara signifikan.

Namun, setelah mengalami kerugian bersih pada kuartal kedua, divisi otomotif Grup kembali mencatatkan keuntungan pada semester kedua tahun 2020, setelah adanya pelonggaran penerapan langkah-langkah penanggulangan pandemi.

Bisnis komponen otomotif Grup dengan kepemilikan 80 persen, PT Astra Otoparts Tbk (AOP), mencatatkan penurunan laba bersih dari Rp 740 miliar menjadi Rp 2 miliar pada tahun 2020. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan dari segmen pabrikan, pasar suku cadang pengganti dan segmen ekspor.

Divisi bisnis lainya yang juga menyumbang penurunan laba adalah divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi menurun sebesar 49 persen menjadi Rp 3,4 triliun. Hal itu disebabkan oleh penjualan alat berat dan volume kontrak penambangan yang lebih rendah, akibat melemahnya harga batu bara hampir sepanjang tahun.

Terakhir, divisi jasa keuangan yang labanya menurun 44 persen menjadi Rp 3,3 triliun pada tahun 2020, terutama disebabkan oleh peningkatan provisi guna menutupi peningkatan kerugian kredit bermasalah pada bisnis pembiayaan konsumen dan alat berat.

Namun, ada juga divisi dari Grup Astra yang menyumbang peningkatan laba yakni divisi agribisnis. Laba bersih divisi ini mencapai Rp 664 miliar, meningkat secara signifikan dibandingkan laba bersih pada tahun 2019, terutama karena harga minyak kelapa sawit yang lebih tinggi.

Peningkatan laba itu berasal dari PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) yang 79,7 persen sahamnya dimiliki Perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih dari Rp 211 miliar menjadi Rp 833 miliar, terutama disebabkan oleh harga minyak kelapa sawit yang lebih tinggi, sebesar 28 persen menjadi Rp 8.545/kg.

Meskipun demikian, pihaknya masih optimis kondisi ini akan berlangsung selama beberapa waktu dan masih terlalu dini untuk memprediksi dampak pandemi terhadap kinerja Grup pada tahun 2021.

“Pada masa yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian ini, saya ingin berterima kasih kepada segenap karyawan kami atas kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme mereka," pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/qleoYs7y6Fo

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore