
Wismilak Group menggunakan energi surya sebagai energi yang ramah lingkungan untuk proses produksi.
JawaPos.com–Industri manufaktur pengguna energi terbesar kedua setelah sektor transportasi di Indonesia berdasar data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 2020. Untuk itu, penggunaan energi berbasis energi fosil yang menunjang operasional menjadi isu penting yang perlu diatasi para pelaku industri.
Wismilak Group berkomitmen untuk melakukan program berkelanjutan sebagai grup usaha manufaktur dan distributor rokok di Indonesia berbasis program pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
Program keberlanjutan yang telah diterapkan di antaranya penanaman bibit pohon di kawasan hutan daerah Jombang, penanaman bibit mangrove di kawasan pantai di Surabaya, pembangunan Greenhouse di area fasilitas produksi Wismilak yang mendukung kawasan kerja efisien, ramah lingkungan, lestari dengan konsep keberlanjutan.
Factory Manager PT Gelora Djaja Tikto Priharnomo mengungkapkan, dari road map program keberlanjutan Wismilak, tahun ini turut menjadi salah satu milestone Wismilak. Sebab, secara resmi Grup Wismilak telah menggunakan energi surya sebagai energi yang ramah lingkungan untuk proses produksi di fasilitas manufaktur.
”Kami mendukung pemerintah dalam proses transisi energi untuk mencapai target bauran energi terbarukan. Pemanfaatan sistem energi surya sebagai salah satu jenis energi terbarukan di PT Gelora Djaja sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang diterapkan Wismilak Group di bidang lingkungan melalui pengurangan emisi, efisiensi energi, pengelolaan dampak lingkungan dan penggunaan energi terbarukan,” ungkap Tikto.
Sistem energi surya akan menghasilkan energi listrik sebesar 174,5 MWh per tahun. Deputy CEO SUN Energy Dion Jefferson menyampaikan, pihaknya mengapresiasi komitmen keberlanjutan Grup Wismilak bersama dengan SUN Energy untuk menginstalasi dan mengelola sistem energi surya sebagai bagian dari implementasi proses produksi ramah lingkungan.
”SUN Energy yakin bahwa industri yang memiliki daya saing di masa depan adalah industri yang menerapkan prinsip berkelanjutan dan fokus pada efisiensi energi demi mengurangi dampak perubahan iklim yang kian terasa. Dengan produksi energi sebesar 174,5 MWh per tahun dari sistem energi surya, Grup Wismilak telah mereduksi 150 ton emisi karbon setiap tahun,” terang Dion.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
