Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 April 2020 | 04.05 WIB

Penanganan Covid-19 Membaik, BI: Cadev Akan Naik Jadi USD 125 Miliar

Ilustrasi Gedung Bank Indonesia (BI) - Image

Ilustrasi Gedung Bank Indonesia (BI)

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) meyakini, perekonomian Indonesia perlahan akan semakin membaik seiring dengan penanganan kasus virus korona Covid-19. Dalam hal ini, angka pasien yang sembuh akan terus bertambah atau lebih tinggi dibandingkan angka kematian.

Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, cadangan devisa akan naik menjadi USD 125 miliar pekan depan dari posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 yang mencapai USD 121,01 miliar.

Perry menjelaskan, kenaikan cadangan devisa pekan depan dipengaruhi oleh penerbitan surat utang global oleh pemerintah, yang rencananya akan diterbitkan 15 April 2020.

"Begitu setelmen selesai, cadangan devisa akan mendekati angka USS125 miliar," ujarnya dalam video conference, Kamis (9/4).

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 mencapai USD 121,01 miliar, menurun dibandingkan posisi akhir Februari 2020 sebesar USD 130,4 miliar.

Adapun, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore