Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2017 | 16.54 WIB

Sabar! Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditarget Tuntas April 2019

Ilustrasi penerapan teknologi sosrobahu di proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II (elevated) - Image

Ilustrasi penerapan teknologi sosrobahu di proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II (elevated)

JawaPos.com - Para pelintas di jalan tol Jakarta-Cikampek harus tetap bersabar, setidaknya hingga tahun 2019 akibat kemacetan yang terjadi akibat pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (elevated).


Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan tol layang di atas jalan tol Jakarta-Cikampek merupakan jawaban untuk mengatasi padatnya lalu lintas dan keterbatasan lahan.


"Mudah-mudahan tol elevated ini sudah bisa dioperasikan pada 2019, sehingga bisa membantu mengatasi kemacetan di ruas tol yang ada sekarang," ujar Basuki disela Pemutaran Perdana Kontruksi Pier Head dengan Teknologi Sosrobahu di Tambun, Jawa Barat, Rabu (13/12) malam.


Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) sepanjang 36,4 kilometer dibangun di atas jalan tol yang sudah ada mulai dari Simpang Susun Cikunir hingga Kerawang Barat.


Total investasi yang ditanamkan PT Jasamarga Jakarta Cikampek (JJC) selaku pemilik konsesi tol mencapai Rp 13,5 triliun dengan masa konsesi mencapai 45 tahun.


Masa pembangunan proyek yang digarap kontraktor PT Waskita Karya Tbk dan PT Acset Indonusa ini berjangka dua tahun dengan tahapan konstruksinya telah dilakukan pada April 2019 dan diperkirakan tuntas pada April 2019.


Untuk menekan kemacetan di ruas tol yang ada, digunakan teknologi Sosrobahu atau landasan putar bebas hambatan yang cukup dikenal di dunia teknik sipil.


Teknologi yang ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati ini dipilih sebagai jawaban atas sulitnya membangun kontruksi jalan di atas jalan yang sudah beroperasi dan padat volume kendaraan seperti halnya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated).


Sesuai jadwal pelaksanaan, pemutaran lebih dari 200 Pier Head dengan Teknologi Sosrobahu secara kontinu akan dimulai Januari 2018 hingga Oktober 2018.


Hak pengusahaan dan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) dipegang oleh PT JJC, yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 80 persen dan PT Ranggi Sugiron Perkasa sebesar 20 persen.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore