Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 21.17 WIB

BTN Syariah Genjot Penetrasi dengan Layanan End-to-End Value Chain Perumahan

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar (kiri) menerima penghargaan Best Islamic Bank Indonesia 2025 dari Euromoney di Dubai, Selasa waktu setempat (20/5). (BTN untuk Jawa Pos) - Image

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar (kiri) menerima penghargaan Best Islamic Bank Indonesia 2025 dari Euromoney di Dubai, Selasa waktu setempat (20/5). (BTN untuk Jawa Pos)

JawaPos.com - Potensi pasar perbankan syariah di Indonesia masih sangat besar. Tidak hanya terkait kebutuhan akan pembiayaan perumahan. Jelang spin-off, unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) tengah membangun bisnis transaksi perbankan syariah digital.

"Kami terus berinovasi menghadirkan layanan perbankan syariah digital yang dapat memperkokoh ekosistem pembiayaan perumahan BTN Syariah di Indonesia," ucap Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar, Rabu (21/5).

BTN Syariah berkomitmen terus membangun ekosistem perumahan yang komplit. Menyediakan dukungan produk dan layanan perbankan end-to-end value chain sektor perumahan. Mulai dari pembiayaan konstruksi dan modal kerja, cash management, payroll, hingga end-user atau para nasabah pembeli rumah.

Hingga Maret 2025, pembiayaan tumbuh mencapai 18,2 persen secara tahunan menjadi Rp 46,3 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat di level 19,9 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp 51,4 triliun. Dengan demikian, aset BTN Syariah menyentuh Rp 61,2 triliun atau naik 11,6 persen YoY.

Alhasil, BTN Syariah mampu meraup laba bersih senilai Rp 199 miliar. Melesat double digit sebesar 21,1 persen per Maret 2025. "Adapun, proses spin off BTN Syariah sesuai dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) Nomor 4 Tahun 2023 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2023," terang Hirwandi.

Dalam rangka aksi korporasi tersebut, BTN telah mendapat persetujuan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas untuk mengakuisisi Bank Victoria Syariah (BVIS). Jika OJK telah memberikan izin, maka BTN akan mengintegrasikan BTN Syariah dengan BVIS menjadi sebuah bank umum syariah baru sebelum 2025 berakhir.

Jelang rencana spin off, BTN Syariah kembali meraih penghargaan Best Islamic Bank Indonesia 2025 dari Euromoney atas kinerja, transformasi, hingga penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnisnya.

"Penghargaan internasional ini menjadi apresiasi di tengah upaya BTN Syariah menjadi pemain terbaik dalam mengembangkan industri perbankan syariah di tanah air. Kami akan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia baik dalam pembiayaan perumahan maupun layanan perbankan syariah lainnya," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore