Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 September 2017 | 23.01 WIB

Diet Jeda 2 Minggu Efektif Turunkan Berat Badan

Ilustrasi diet. - Image

Ilustrasi diet.

JawaPos.com - Untuk para pelaku diet, semua jenis diet, ada cara terbaru yang bisa memaksimalkan berat badan supaya tetap stabil. Caranya pun sangat menyenangkan, yaitu cuti selama 14 hari atau dua minggu dari rutinitas diet Anda.


Peneliti dari University of Tasmania, Australia menemukan bahwa mengambil cuti ditengah-tengah waktu diet bisa membuat berat lebih stabil. 


’’Kami membagi dua grup partisipan dalam diet 16 minggu yang mereka jalankan. Satu grup tetap menjalankan diet selama 16 minggu berturut-turut, satu grup mengambil break 14 hari di antara waktu diet mereka,’’ papar Prof Nuala Byrne, Kepala School of Health Sciences, University of Tasmania yang memimpin studi tersebut.


Hasilnya, grup yang cuti dua minggu selama masa diet cenderung mempunyai berat badan yang stabil setelah mereka menghentikan masa diet. ’’Diet mengubah serangkaian proses biologis di tubuh, bisa membuat penurunan berat badan yang lebih lambat atau bahkan mungkin penambahan berat badan,’’ papar Byrne.


Sebab terjadi thermogenesis adaptif, yaitu mekanisme dalam tubuh saat metabolisme menurun sebagai efek samping diet. Reaksi ini menyebabkan tubuh menahan lemak lebih banyak saat orang tersebut mulai makan pada tingkat yang teratur lagi.


’’Tampaknya jeda dari diet yang telah kita gunakan dalam penelitian ini mungkin sangat penting untuk efektivitas diet,’’imbuhnya. Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan seputar pendekatan diet dengan jeda ini. (*)





Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore