
PT Cemindo Gemilang (CMNT) hadir dalam forum INTERCEM Asia 2026 yang mempertemukan pelaku industri semen global, mulai dari produsen, trader, hingga investor yang berlangsung di Jakarta. (Istimewa).
JawaPos.com – Di tengah tekanan yang terus membayangi industri semen nasional dan global, Cemindo Gemilang (CMNT) melalui brand Semen Merah Putih menghadirkan sistem bisnis terintegrasi berbasis sustainability yang tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi, tetapi juga mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis.
Dalam forum INTERCEM Asia 2026 yang mempertemukan pelaku industri semen global, mulai dari produsen, trader, hingga investor yang berlangsung di Jakarta, Semen Merah Putih berkomitmen memperluas jangkauan pasar internasional melalui jaringan ekspor yang mencakup kawasan Asia Pasifik, Oseania, hingga Afrika dan Amerika.
Didukung oleh unit bisnis trading Aastar, perusahaan memperkuat distribusi global untuk produk semen dan klinker, baik dalam bentuk curah maupun kemasan, dengan fleksibilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Di tengah kondisi industri yang penuh tekanan, kami melihat bahwa kunci daya saing bukan hanya pada skala, tetapi pada seberapa efisien sistem yang kita bangun. Di Semen Merah Putih, sustainability bukan sekadar komitmen lingkungan, tetapi menjadi fondasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing bisnis,” ujar Surindro Kalbu Adi, Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk.
Industri semen sendiri saat ini sedang menghadapi tekanan bisnis struktural yang signifikan. Tingkat utilisasi produksi nasional tercatat hanya sekitar 51% akibat kondisi overcapacity, sementara permintaan mengalami penurunan sekitar 2–2,5% pada 2025. Kondisi ini turut dipengaruhi oleh perlambatan proyek infrastruktur dan dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga:Ide Konten dengan Fitur Horizontal Lock di Samsung Galaxy S26 Series yang Viral di Media Sosial
Namun, di tengah situasi tersebut, Semen Merah Putih justru mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan sebesar 4,2% di wilayah operasional utamanya pada 2025. Capaian ini mencerminkan relevansi model bisnis perusahaan yang berfokus pada efisiensi dan integrasi sistem.
Berbeda dari pendekatan konvensional yang memandang sustainability sebagai kewajiban, Semen Merah Putih menempatkannya sebagai penggerak utama efisiensi. Perusahaan mencatat penurunan intensitas karbon hingga sekitar 21% sejak 2016, yang berjalan seiring dengan peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi proses produksi.
Salah satu implementasi utama adalah penggunaan Waste Heat Recovery System (WHRS), yang mampu menyuplai sekitar 24% kebutuhan energi dalam proses produksi klinker sekaligus mengurangi emisi hingga sekitar 100.000 ton CO₂. Selain itu, berbagai inisiatif efisiensi energi telah berhasil menurunkan konsumsi listrik hingga sekitar 3 KWh per ton klinker.
Dari sisi produk, perusahaan juga terus memperkuat portofolio semen rendah karbon. Saat ini, sekitar 81% produk Semen Merah Putih merupakan non-OPC (Ordinary Portland Cement), lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang berada di kisaran 71%. Produk-produk inovatif seperti hydraulic cement bahkan mencatat pertumbuhan signifikan hingga 636,5% pada 2025, menunjukkan tingginya permintaan terhadap solusi konstruksi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Melalui Aastar sebagai unit trading, kami melihat permintaan global semakin mengarah pada produk yang tidak hanya kompetitif secara harga, tetapi juga memiliki profil keberlanjutan yang jelas. Hal ini membuka peluang ekspor yang semakin luas bagi produk klinker dan semen dari Indonesia,” ujar Samar Gurung, Head of Trading dari Aastar Trading salah satu anak usaha Cemindo yang berfokus di ekspor klinker dan semen.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
