
Jumpa pers peluncuran ION di Jakarta, Kamis (5/1). (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Indonesia bersiap memasuki babak baru perdagangan digital. Sebuah infrastruktur nasional bernama Indonesia Open Network (ION) akan segera diperkenalkan sebagai upaya memperluas akses UMKM ke pasar digital sekaligus mengurangi ketergantungan pada marketplace tertutup.
Peluncuran awal ION ditandai melalui acara 'Curtain Raiser on Indonesia Open Network (ION)' yang digelar Indonesia Economic Forum (IEF) Kamis (5/1).
Acara tersebut dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM Mamman Abdurrahman, didampingi Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. Sejumlah pejabat pemerintah, pelaku industri digital, hingga mitra global hadir untuk membahas masa depan ekosistem perdagangan digital Indonesia.
ION dirancang sebagai infrastruktur publik digital (Digital Public Infrastructure/DPI) yang bersifat terbuka dan interoperabel. Artinya, sistem ini memungkinkan aplikasi pembeli, penjual, layanan logistik, dan pembayaran saling terhubung tanpa harus berada dalam satu platform e-commerce yang sama.
Berbeda dengan marketplace konvensional yang tertutup, ION menggunakan protokol bersama sehingga UMKM, koperasi, petani, dan perajin bisa menjangkau konsumen lebih luas tanpa terikat pada satu pemain besar. Model ini diharapkan menciptakan persaingan yang lebih sehat sekaligus menekan biaya akses pasar digital.
ION akan dipandu oleh Advisory Council yang diisi tokoh-tokoh lintas sektor, antara lain Shinta Kamdani (APINDO), Ilham Akbar Habibie, Rudiantara, hingga jajaran pendiri ONDC India.
Dari sisi kelembagaan, ION didukung sejumlah kementerian dan pemangku kepentingan seperti KemenKop UKM, KomDigi, Kemendag, APINDO, serta mitra teknologi global.
Dalam tahap awal, ION akan terintegrasi dengan program digitalisasi UMKM nasional seperti SAPA UMKM. Platform ini juga akan menggandeng ekosistem konsumen berskala besar untuk mendorong permintaan.
Diklaim kalau platform ini bisa menguatkan perdagangan digital berbasis lokal melalui kolaborasi logistik dan aplikasi nasional.
Dengan pendekatan ini, ION ditargetkan menjadi tulang punggung perdagangan digital Indonesia yang lebih adil, kompetitif, dan inklusif.
Kehadiran ION juga diyakini menandai upaya Indonesia untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan lebih merata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022