
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin penanaman jagung kuartal III di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (9/7).(ANTARA)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara simbolis memimpin penanaman jagung kuartal III di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Kapolri Listyo Sigit dalam sambutannya. Rabu (9/7), mengatakan bahwa pada kuartal III tahun 2025, dilakukan penanaman jagung secara nasional pada lahan seluas 168.432,23 hektare (Ha).
"Terdiri dari 117.510,29 hektare lahan perhutanan sosial yang sudah ditanami serta 48.082,40 hektare lahan produktif dan 2.839,54 hektare lahan perhutanan sosial yang akan dilakukan penanaman pada hari ini," katanya, dikutip dari Antara, Kamis (10/7).
Adapun pada Jawa Tengah sendiri, lanjut Kapolri Listyo Sigit, lahan yang ditanami memiliki luas 38.750,14 Ha, yang terdiri dari 36.287 Ha lahan produktif serta 2.463,14 Ha lahan perhutanan sosial. Lahan tersebut akan dikelola para petani binaan Polres hingga Polsek. Lebih lanjut, jenderal polisi bintang empat itu mengungkapkan bahwa berdasarkan data hingga 8 Juli 2025, terdapat potensi lahan untuk ditanami jagung seluas 795.339,53 Ha.
Dia memperincikan 301.672,049 Ha lahan diantaranya merupakan lahan perhutanan sosial, sedangkan yang telah ditanami seluas 431.233,36 Ha. Penanaman itu tidak terlepas dengan kolaborasi bersama Inhutani dan Perhutani serta antar-stakeholder, kementerian, dan lembaga terkait.
Selain penanaman jagung, Polri saat ini juga membangun 18 gudang pangan Polri di 12 provinsi dengan total kapasitas penyimpanan mencapai 18.000 ton. "Proyeksi akan selesai bulan Agustus 2025. Kedepan pada 18 gudang tersebut akan dibangun gudang jagung pipil yang dilengkapi dengan dryer sehingga proses pengurangan kadar air dapat berjalan lebih cepat," kata Kapolri.
Polri juga memberikan dukungan operasional secara bertahap kepada penyuluh pertanian lapangan berupa 500 unit alat penguji kesuburan tanah serta kepada kelompok tani dan koperasi berupa 89 unit alat pemipil jagung, 100 unit alat penguji kadar air, dan 93 unit alat pengering. Terkait dengan penyerapan hasil panen, ungkap Kapolri, Bulog menjadi mitra strategis utama yang akan dipenuhi oleh hasil di penanaman kuartal III.
Jika gudang Bulog sudah penuh, maka akan bekerja sama dengan perusahaan lain untuk mengoptimalkan penyerapannya. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV Siti Hediati Soeharto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
