Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Februari 2018 | 13.10 WIB

Masuk Indonesia, Ventura Capital Asal Singapura Malaysia Bidik UMKM

Ilustrasi pekerja di sentra bisnis UMKM - Image

Ilustrasi pekerja di sentra bisnis UMKM

JawaPos.com - Perusahaan start up BeliBisnis.com menjalin kerja sama dengan perusahaan ventura capital asal Singapura dan Malaysia untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.


Lewat kerja sama ini, nantinya perusahaan UMKM akan mendapatkan pelatihan dan pinjaman dengan pola bagi hasil dengan sistem syariah. Kerja sama yang disebut-sebut siap akan menelan dana triliunan rupiah ini tanpa agunan tidak mengandung unsur riba dikembangkan melalui program Trading Invoice.


Bukan hanya pendanaan, perusahaan venture capital ini juga akan memberikan pendampingan manajemen yang dilakukan oleh konsultan profesional untuk menjadikan perusahaan UKM lebih berkembang, bahkan hingga siap melakukan privatisasi di lantai bursa.


"Ada tiga program revolusioner yang ditawarkan," ujar Maxmillian Wienardi, Direktur BeliBisnis.com dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/2).


Pertama Trading Invoice. Pada program ini, perusahaan UKM akan mendapatkan pendampingan dana tak terbatas, tanpa jaminan aset, melalui mekanisme pengalihan hak tagih bila mereka mensupply produknya ke buyer.


Sebagai contoh, jika selama ini peternak mengirimkan telur ke Indomart baru dibayar satu bulan ke depan, nantinya, pembayaran akan dilakukan satu hari setelah barang dikirim oleh perusahaan venture capital ini, sedangkan penagihan ke Indomart menjadi tanggung jawab perusahaan venture capital. Sehingga cashflow mereka tetap terjaga.


Kedua go private. Perusahaan UKM yang ikut program trading invoice nantinya akan ikut tahapan berikutnya yaitu tahap go private, dimana dalam tahapan ini perusahaan akan di benahai oleh tim konsultan go private dalam hal manajemen, keuangan, legalitas, operasional/produksi dan SDM yang akan di benahi secara professional sehingga nilai Valuasinya dapat meningkat sampai pada titik siap untuk diprivatisasi atau dijual ke perusahaan strategic partner untuk memperkuat posisi bisnis.


Ketiga brand ambasador. Mengingat tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik dengan adanya Pilkada, Pileg dan Pilpres, BeliBisnis.com bersama venture capital menawarkan program pemenangan pemilu revolusioner bertajuk Brand Ambasador.


Wienardi memaparkan, selama ini event pilkada dan pileg selalu diwarnai dengan ‘bakar uang’ melalui program pemasangan spanduk, baliho, pembagian kaos dan jacket hingga pemberan uang yang lazim disebut dengan seragan fajar.


Padahal, saat ini masyarakat semakin cerdas, dengan adanya keterbukaan informasi yang tidak bisa dibendung, dan aturan ketat untuk model kampanye dari Bawaslu yang membuat para tidak lagi bisa sembarangan dalam berkampanye. Para Paslon harus punya program kerja yang cerdas dan nyata bagi masyarakat pemilih.


Perusahaan venture capital dan BeliBisnis.com ini menawarkan kerjasama dalam bentuk program brand ambasador. Dana para kontestan pileg dan pilkada ini nantinya akan digunakan untuk membantu perusahaan tersebut, sekalian membranding dirinya sendiri yang diiklankan secara kreatif.


Daripada dananya habis dipakai untuk mengumpulkan masa, dan pemasangan baliho, lebih baik digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masayarakat calon pemilih. Jika masyarakatnya sejahtera, tanpa disuruh, dia akan memilih Paslon yang mensejahterakan warganya. "Melalui program brand ambasador ini, kita menggabungkan antara kegiatan politik dan bisnis ," pungkas Wienardi . 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore