Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2017 | 19.07 WIB

Agen Elpiji: Warung Padang Malah Pakai Gas Melon

Agen Elpiji - Image

Agen Elpiji

JawaPos.com - Agen gas Pertamina menyesalkan adanya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang masih memakai gas elpiji 3 kg. Padahal, gas tersebut diperuntukkan untuk warga miskin.


Karyawan Agen elpiji di Kp. Bedahan, RT 03/02, Pabuaran, Cibinong, Bogor, Parwis mengatakan, Pertamina sudah menyarankan agar para UKM untuk menggunakan elpiji 5,5 kg atau Bright Gas. Namun, para UKM yang mayoritas masih memakai gas melon ini enggan beralih menggunakan elpiji nonsubsidi.


"Para UKM ini adalah warung makan, warung padang, pedagang, dan lain-lain. Mereka seharusnya memakai elpiji yang pink karena statusnya bukan warga miskin," katanya, Jumat (8/12).


Dia menegaskan kelangkaan terjadi sejak awal Desember ini. Parwis pun mengimbau agar orang kaya juga tidak menggunakan gas elpiji subsidi.


"Kami tidak menjualnya dikarenakan subsidi gas melon untuk warga miskin, bukan warga yang memiliki mobil," jelasnya.


Untuk menghadapi kelangkaan elpiji ini, tiap warga hanya boleh membeli maksimal dua tabung gas. Lalu, diadakan operasi pasar di tiap-tiap wilayah agar tidak terjadi lonjakan permintaan dari elpiji melon ini.


Sebelumnya, gas melon atau subsidi langka di beberapa daerah. Bahkan, ada gas melon yang dijual pengecer di atas Rp 20.000 per tabung karena kelangkaan ini. PT Pertamina (Persero) pun langsung melakukan operasi pasar dengan menggelontorkan 60 persen lebih tinggi dari pasokan normal.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore