
Ilustrasi kantor PT Bukit Asam (PTBA)
JawaPos.com - Kendati telah menjadi 'saudara' dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tetap menjalankan roda bisnisnya. Seperti pada tahun depan, PTBA akan melakukan ekspansi bisnis.
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin mengatakan, untuk melakukan ekspansi tersebut, pihaknya diperkirakan membutuhkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp 5 triliun.
"Sesuai yang saya katakan, tahun depan ada beberapa ekspansi, tentunya ini memerlukan capex yang besar. Perkiraan kebutuhan capex kan enggak mungkin dalam satu tahun. Tapi untuk tahun depan sekitar Rp4 triliun - Rp 5 triliun," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/11).
Lanjutnya, kebutuhan itu akan digunakan untuk pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Salah satunya dengan tercapainya kesepakatan Power Purchase Agreement (PPA) atau perjanjian jual belinya sudah ditandatangani minggu lalu dengan kapasitas 2x660 megawatt (MW).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan ekspansi dengan menggandeng PT Antam Tbk dalam hal pembangunan PLTU untuk kebutuhan smelter milik Antam di Halmahera, Maluku Utara.
"Untuk market, kalau batubara kan memang sebagai salah satu sumber bahan dasar pembangkit listrik. Kita tahu sendiri PLN sedang serius mengembangkan 35.000 Mw dan awal tahun depan sebagian sudah mulai COD (Commercial Operation Date/operasi komersial)," jelas dia.
Arvian berharap, kedepannya PTBA dapat segera menjalin kesepakatan dengan PLN dalam menyuplai kebutuhan batubara. Selain itu, diharapkan tahun depan bisnis batubara tetap bergairah.
"Itu market domestiknya yang mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kesepakatan dengan PLN untuk bisa memenuhi PLN terhadap batubara ini," sebutnya.
"Kedua, market internasional itu sangat tergantung kondisi makro ekonomi dunia. Tidak ada satu pun yang bisa perkirakan pasar batubara ke depan. Tapi sebagai gambaran kita lihat dari awal tahun kemarin posisi harga batubara indeks realatif membaik. Akhir ini relatif stagnan dan tidak mengalami penurunan," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
