Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2017 | 12.25 WIB

Industri Mamin Sumbang 34,95 Persen Pendapatan PDB di Kuartal III 2017

Ilustrasi industri makanan dan minuman - Image

Ilustrasi industri makanan dan minuman

JawaPos.com - Pemerintah terus mendorong perkembangan industri makanan dan minuman (mamin)  di dalam negeri. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, sumbangan industri makanan dan minuman dari Produk Domestik Bruto (PDB) industri non-migas mencapai 34,95 persen pada triwulan III tahun 2017.


Pencapaian tersebut mengalami kenaikan empat persen dibanding periode yang sama pada 2016. Pada PDB nasional triwulan III tahun 2017, kontribusinya naik sebesar 6,21 persen atau sebesar 3,85 persen dibanding periode yang sama tahun sebeliumnya.

“Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan industri makanan dan minuman agar semakin produktif dan berdaya saing global. Apalagi, sektor ini basisnya nilai tambah sehingga proses hilirisasi perlu dijamin,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (26/11).

Airlangga melanjutkan, dari perkembangan realisasi investasi, sektor industri makanan dan minuman untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) triwulan III/2017 mencapai Rp27,92 triliun atau meningkat 16,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2016. Sementara untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar USD 1,46 miliar.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong upaya-upaya strategis yang dilakukan industri mamin untuk memacu daya saing agar mampu berkompetisi di tingkat global.

“Pemerintah telah berkomitmen dalam menyiapkan tenaga kerja lewat pengembangan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi dan program pembinaan dan pengembangan SMK berbasis kompetensi yang link and match dengan industri,” papar Airlangga.

Airlangga mencontohkan kebijakan inovasi yang dilakukan Thailand. Negara tersebut berani memberikan insentif kepada industri hingga 300 persen. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia tengah mendorong perekonomian nasional yang diperkuat dengan inovasi dan pendidikan vokasi industri.


"Karena inovasi dan pendidikan vokasi adalah dua hal yang bisa meningkatkan daya saing Indonesia," tegasnya. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore