
Johnny Andrean
JawaPos.com – Pebisnis handal Johnny Andrean meyakini geliat bisnis yang masih memiliki nasib cerah di masa depan adalah kuliner, makanan dan minuman (food and beverage). Pemilik brand J.Co Donuts and Coffee serta BreadTalk ini mengaku optimis bisnis kuliner tetap mewajibkan konsumen datang langsung ke gerai untuk membeli dan menyantap di tempat. Tak seperti produk lainnya yang bisa dipesan lewat online dan menyebabkan sektor ritel rontok.
“(Walaupun bisa dipesan pakai ojek online), tetap saja berbeda. Rasanya tak sama saat makanan atau minuman sudah sampai di rumah. Lebih segar, lebih hangat, dan lebih enak saat dimakan langsung di tempat,” tegas Johnny kepada JawaPos.com di sela-sela peluncuran roti komodo terpanjang di Gandaria City Mall, Senin (9/10).
Johnny memiliki saran dan tips bagi pelaku startup kuliner yang baru memulai usaha agar tetap sukses dan berkembang. Menurutnya, siapapun pelaku bisnis harus selalu menjaga kualitas produk dan pelayanan sehingga menjamin kepercayaan kepada konsumen.
“Saya percaya siapapun juga yang selalu jaga kualitas, produk pelayanan dan memberikan value terbaik akan bisa bertahan, agar tetap bisa bersaing,” kata Johnny.
Johnny mencontohkan kini banyak kedai kopi bermunculan di mana-mana. Jika tak memiliki inovasi maka kedai kopi yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sejak lama bisa saja tutup.
“Kedai-kedai kopi ini muncul dari gaya hidup. Ternyata masyarakat sadar bahwa mereka memang senang kopi. Dari dulu kan memang terkenal sangat enak jika menyeruput kopi namun kini marketnya terus berkembang. Tentunya para startup ini harus terus menjaga, supaya bisa berikan pelayanan berkualitas pada konsumen,” jelasnya.
Tren ekonomi digital, kata Johnny, sudah terjadi di seluruh dunia baik Amerika Serikat, Eropa, dan China. Meskipun sektor ritel terancam, pihaknya selalu menyeimbangkan berbagai gerai di luar mal agar tak bergantung sepenuhnya pada ritel.
“Kami ada juga gerai di luar mal, balancing. Pebisnis di sini cukup beruntung punya populasi 250 juta masyarakat, sehingga tentu tak dirasakan sekarang. Tetapi di AS bisnis online seperti Amazone sudah puluhan tahun, sekarang ritel di sana KO semuanya,” katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
