
TRANS-JAWA: Kendaraan melintasi ruas tol Gempol–Pasuruan di segmen Bangil–Rembang yang mulai diuji coba Jumat (31/3).
JawaPos.com – PT Trans Marga Jatim Pasuruan menargetkan akan menyelesaikan pembangunan tol Gempol–Pasuruan sepanjang 34,15 km pada akhir 2018. Pada tahap awal, badan usaha tersebut melakukan uji coba pengoperasian segmen Bangil–Rembang sepanjang 7,9 km.
Direktur Utama Agus Poernomo PT Trans Marga Jatim Pasuruan mengatakan, surat laik operasi sudah dikeluarkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sehingga bisa dilakukan sosialisasi uji coba segmen Bangil–Rembang. Sekarang segmen jalan tersebut bisa dilewati secara gratis hingga diterbitkannya surat keputusan penetapan tarif oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
’’Setelah ini kami akan menyelesaikan Gempol–Bangil sekitar 6 km,’’ katanya di sela-sela uji coba Jumat (31/3). Sebelumnya dilakukan eksekusi terhadap beberapa bidang yang belum menerima ganti rugi yang sudah ditetapkan. Jadi, masih tersisa dua bidang yang masih menjadi sengketa. Untuk itu, pihaknya meminta supaya pengadilan negeri bisa menuntaskan sengketa sehingga konstruksi bisa segera dilakukan.
Dengan demikian, sebelum puasa sudah keluar surat laik operasi. ’’Mudah-mudahan saat Lebaran bisa dioperasikan secara penuh Gempol–Rembang 13,9 km,’’ lanjut dia.
Untuk seksi II Rembang–Pasuruan 6,6 km, pembebasan lahan sudah berhasil 90 persen dan konstruksi baru mencapai 3 persen. Konstruksi dimulai pada Februari lalu. Targetnya, akhir September bisa selesai dan terhubung dengan Kota Pasuruan. ’’Kami menginginkan adanya jalan tol ini bisa memacu perekonomian di sekitarnya,’’ kata dia.
Sementara itu, seksi III Pasuruan–Grati 13,65 km masih dalam tahap pembebasan lahan. Untuk itu, pihaknya meminta bantuan dari Badan Pertanahan Nasional untuk mempercepat pembebasan tanah yang tersisa 67 persen. ’’Kalau pembebasan lahan sudah mencapai 50 persen, segera kami lakukan lelang untuk konstruksi,’’ urainya.
PT Trans Marga Jatim Pasuruan dimiliki PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Jatim Marga Utama, dan Perusahaan Daerah Jalan Tol Kabupaten Pasuruan. Total investasi untuk Gempol–Pasuruan sebesar Rp 4,031 triliun. Targetnya, pengerjaan seksi III tuntas pada akhir 2018. Pihaknya juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi pengguna jalan seperti rest area di km 16.
Anggota BPJT Kuncahyo Pambudi mengatakan, tol Gempol–Pasuruan merupakan bagian dari trans Jawa. Ruas itu masuk Perpres 3/2016 Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Sebab, itu merupakan jalur logistik yang menghubungkan wilayah Surabaya dengan daerah tapal kuda. (res/c4/sof/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
