
ILUSTRASI Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).
JawaPos.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk secara resmi telah melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Gedung C Laboratorium Bahasa dan Pusat Bahasa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) di Yogyakarta dengan nilai mencapai Rp 113,08 miliar.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menyampaikan, proyek gedung UGM tersebut ditargetkan bisa selesai dan digunakan untuk menunjang aktivitas perkuliahan pada pertengahan tahun 2026.
"Waskita Karya berkomitmen menyelesaikan pembangunan Gedung C FIB UGM secara tepat waktu dan sesuai standar yang berlaku. Pengerjaan proyek ini merupakan salah satu wujud dukungan Perseroan terhadap bidang pendidikan di Tanah Air," kata Ermy dalam keterangan resmi, Selasa (12/8).
Lebih rinci, ia mengungkapkan bahwa lingkup pekerjaan Perseroan mencakup pada persiapan, penyediaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), arsitektur, struktur, mechanical plumbing, serta electrical. Ia menambahkan, Waskita juga mengerjakan tata landscape, bangunan pendukung, dan site development.
Ia menyebutkan, bangunan Gedung C di depan Jalan Nusantara ini nantinya terdiri dari delapan lantai untuk laboratorium dan ruang kelas, serta satu lantai atas sebagai akses utilitas. Sementara konsep desainnya, mengusung perwujudan padepokan berkarakter budaya Nusantara yang diungkapkan melalui gerbang Candi Bentar Majapahit.
"Pola tapak candi menjadi dasar tapak bangunan lanskap, baik dari anatomi kepala, badan, maupun kaki pada bangunan. Kemudian berbagai elemen bidang pada fasad luar gedung menggunakan relief krawangan," ungkap Erny.
Ermy juga menjelaskan, relief itu mengungkapkan ragam hias etnis Nusantara. Berikutnya pada bagian tengah gedung, menggunakan ornamen jawa dengan sengkalan memed yang menunjukkan tahun penting bagi FIB UGM. Lalu pada bagian lain, material bata berwarna merah tua digunakan sebagai identitas fakultas tersebut.
"Gedung C ini akan dilengkapi pula oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berupa kurang lebih 84 titik solar panel di area atap bangunan. Bangunan itu nantinya dikelilingi oleh pepohonan, sehingga tampak lebih asri," pungkasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Waskita pun telah menyelesaikan pembangunan gedung pertemuan serbaguna ikonik milik UGM yakni Grha Sabha Pramana (GSP) dan Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Pernah pula mengerjakan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan dan Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat.
Waskita turut berpartisipasi membangun kampus besar lainnya di Depok, yaitu Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Paket I dan III. Kemudian terlibat dalam pembangunan Konstruksi Politeknik Negeri Media Kreatif di Jakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta Gedung Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).
Kemudian, Konstruksi Politeknik Negeri Malang (PNM) di Jawa Timur, Gedung Kuliah Terpadu UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Jawa Barat, serta Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) di Sulawesi Selatan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
