
Donald Trump dan Elon Musk. (Dok.X @Telegraph)
JawaPos.com - Banyak orang masih merasa ragu untuk mencoba investasi di aset digital seperti kripto. Salah satu alasannya adalah karena harganya yang sangat fluktuatif, bisa naik tinggi dalam waktu singkat, tapi juga bisa turun drastis hanya karena kabar atau situasi tertentu, bahkan yang terlihat tidak ada hubungannya langsung dengan kripto.
Contohnya baru-baru ini: nilai Bitcoin, mata uang kripto paling terkenal, turun cukup tajam dalam waktu kurang dari sehari. Harga Bitcoin sempat menyentuh angka USD 105.915, tapi kemudian anjlok ke USD 100.500, dan saat berita ini ditulis, berada di sekitar USD 102.180.
Penurunan cepat ini menyebabkan kerugian besar bagi para investor, terutama mereka yang sedang memegang posisi “long” atau berharap harga naik. Sekitar USD 308 juta hilang dari pasar dalam waktu singkat.
Apa yang menyebabkan penurunan ini? Ternyata, bukan karena hal teknis dari kriptonya sendiri, melainkan karena perseteruan antara dua tokoh besar Amerika Serikat yakni Elon Musk, bos Tesla dan SpaceX, dan Presiden Donald Trump.
Ketegangan antara keduanya meningkat setelah Trump menyatakan bahwa pemerintah AS sebaiknya menghentikan kontrak dan subsidi untuk perusahaan milik Musk, seperti SpaceX.
Musk membalas dengan pernyataan bahwa dia mungkin akan menghentikan pengoperasian pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX, yang saat ini merupakan satu-satunya kendaraan buatan AS yang digunakan untuk mengirim astronaut ke luar angkasa.
Kata-kata dan aksi dari tokoh berpengaruh seperti ini langsung mengguncang kepercayaan pasar, termasuk pasar kripto. Bahkan, hanya komentar dari Elon Musk di media sosial bisa membuat harga kripto naik atau turun tajam.
Menurut beberapa analis, kondisi ini diperparah oleh kekhawatiran bahwa pemerintah AS mungkin akan menunda pelonggaran kebijakan ekonomi karena dampak dari rencana Trump untuk menerapkan tarif global.
Hal ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan investor cenderung lebih berhati-hati dalam situasi seperti ini.
Selain itu, banyak pemilik Bitcoin jangka panjang mulai menjual aset mereka setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di USD 111.970 pada 22 Mei lalu.
Penjualan besar-besaran ini semakin menekan harga. Menurut perusahaan analisis data kripto Glassnode, jika tidak ada kabar positif yang bisa mendongkrak kepercayaan pasar, penurunan jangka pendek mungkin akan terus berlanjut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
