
Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Kimia Farma Tbk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Samsung Pharm terkait penyediaan fasilitas produksi suplemen kesehatan. (Istimewa).
JawaPos.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi PT Kimia Farma Tbk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan farmasi asal Korea Selatan, Samsung Pharm dalam menyediaan fasilitas produksi suplemen kesehatan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Djagad Prakasa Dwialam beserta jajaran dan Chief Executive Officer Samsung Pharm, SungTag Jung beserta jajaran bertempat di Kantor Pusat Kimia Farma.
“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan Samsung Pharm kepada Kimia Farma. Kolaborasi yang terjalin ini menjadi bukti komitmen Perseroan dalam menjaga kepercayaan mitra, khususnya dalam hal penyediaan fasilitas produksi yang bermutu dan terstandar,” ujar Djagad dalam keterangannya, Kamis (6/2).
Samsung Pharm merupakan perusahaan farmasi asal Korea Selatan yang bergerak di bidang manufaktur, penyediaan, dan distribusi produk farmasi. Samsung Pharm telah memproduksi beberapa produk farmasi mulai dari Ethical Pharmaceuticals Products, Healthcare Products, hingga Over The Counter Drugs Products.
Sebagai perusahaan farmasi yang telah lama berkiprah di Indonesia, Kimia Farma memiliki fasilitas produksi yang telah bersertifikasi. Hal ini menjadi wujud penjaminan mutu dalam setiap proses pengolahan agar memenuhi produk yang bermutu, berkhasiat, dan aman.
Beberapa sertifikasi yang telah diperoleh meliputi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik, Produksi Industri Obat Tradisional yang diperoleh dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan. Kemudian, Kimia Farma juga telah mengantongi Sertifikat Halal, ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.
Selain itu, Kimia Farma juga menyediakan jasa toll manufacturing bagi perusahaan lainnya sesuai dengan permintaan dan kerja sama, seperti yang disepakati antara KAEF dengan Samsung Pharm. Perseroan meyakini sinergi ini dapat menghasilkan produk kesehatan yang dapat bersaing khususnya untuk menunjang kesehatan masyarakat Indonesia.
“Melalui kolaborasi ini, harapannya kedua belah pihak dapat mewujudkan inovasi produk kesehatan yang tujuannya akan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Djagad.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
