Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Februari 2022 | 06.31 WIB

Permudah Pengusaha Warung Kelontong Tambah Barang Dagangan

Ilustrasi salah satu toko kelontong di Surabaya. Humas Pemkot Surabaya - Image

Ilustrasi salah satu toko kelontong di Surabaya. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com - Platform digital B2B hasil Joint venture antara Gojek (GoTo) Group dan Unilever Group, yaitu PT Gerai Cepat Untung (GoToko) akan melanjutkan ekspansinya setelah memperluas jangkauan operasional ke wilayah Jabodetabek dengan membantu para pemilik warung kelontong. CEO dan Direktur Utama GoToko Gurnoor Dhillon mengatakan, melalui platform tersebut, para pemilik kelontong dapat mengelola kebutuhan pasokan barang dengan jaminan pengiriman yang andal.

Hal tersebut sangat dibutuhkan para pengusaha warung kelontong yang selama ini kurang terjangkau dalam distribusi penjualan. "Perusahaan dan para pemegang saham memutuskan untuk memperluas jangkauan operasional berdasarkan imbal balik positif dan minat tinggi yang diterima dari para pengguna," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/2).

Menurutnya, pengusaha warung kelontong merupakan bagian dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mencatat saat ini ada sekitar 3,6 juta warung kelontong yang menyumbang hingga 80 persen terhadap penjualan ritel di Indonesia.

Sementara, berdasarkan catatan Kementerian Koordinator Perekonomian, UMKM juga berkontribusi hingga 61,07 persen atau setara Rp 8.573 triliun lebih terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Meski memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional, masih ada sekitar 2,5 juta warung kelontong yang saat ini belum terlayani dengan baik (underserved retailers) akibat kompleksitas distribusi barang di Indonesia, dan sulit dijangkau produsen barang kemasan ternama (brand principals)," jelasnya.

Selama ini kata dia, pengusaha warung kelontong menghadapi berbagai tantangan seperti kesulitan mendapatkan produk dengan harga kompetitif, terbatasnya produk yang ditawarkan dan kurangnya layanan pengiriman barang yang andal dan hemat biaya.

"Kehadiran GoToko diharapkan bisa membantu pengembangan usaha warung kelontong. Kondisi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi, terutama mendukung misi pemerintah sebagai tuan rumah G20 untuk lebih memberdayakan sekaligus mendigitalisasi UMKM," ucapnya.

Gurnoor mengatakan, pengembangan di segmen ini didukung efisiensi rantai pasok yang akan memberikan dampak baik terhadap ekonomi, terutama di kondisi pandemi seperti saat ini.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh layanan GoToko berjalan dengan baik dari hulu sampai hilir, sehingga tercipta rantai pasok yang lancar dan tanpa hambatan sehingga memudahkan para pengusaha warung kelontong mendapatkan kepastian harga, kepastian pengiriman, dan kepastian barang," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore