Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 21.58 WIB

UMKM Binaan PHI Tanjung Field Produksi Obat dari Ikan Gabus, Bisa Atasi Masalah Gizi Buruk hingga Gula Darah

UMKM binaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Pertamina Zona 9 Tanjung Field punya program baru untuk memproduksi obat. - Image

UMKM binaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Pertamina Zona 9 Tanjung Field punya program baru untuk memproduksi obat.

JawaPos.com - Selama ini program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan identik dengan kuliner, lingkungan pendidikan. Namun warga binaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Pertamina Zona 9 Tanjung Field punya program baru untuk memproduksi obat.

Nuni Alpia, salah satu anggota kelompok UMKM Barokah binaan Tanjung Field menceritakan bahwa kelompok Barokah baru saja mempunyai keahlian baru untuk membuat obat yang terbuat dari ikan gabus. Ikan gabus mengandung banyak nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Itu sebabnya, ikan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari mengatasi masalah gizi buruk sampai mengontrol gula darah.

Dia menuturkan Pertamina menginisasi pelatihan khusus pembuatan albumin dari minyak ikan gabus. Bahan baku ikan gabus sendiri banyak ditemui di desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Tabalong, Kalimantan Selatan.

"Sekarang kami sudah bisa membuat minyak ikan gabus dan siap untuk memproduksi," kata Nuni disela pelaksanaan Forum Kapasitas Nasional 2023 di Jakarta Convention Center, Jumat (24/11).

Dia berharap berbagai persyaratan administrasi tersebut bisa segera selesai sehingga tahun depan UMKM Barokah bisa melebarkan usahanya ke sektor kesehatan. "Sekarang sedang urus izin edar. Peminat banyak rumah sakit. Itu untuk diminum elain pengobatan luka dalam juga dioles minyak itu. Luka cepat kering," jelas Nuni.

Menurut dia rumah sakit di Banjarmasih sudah mengutarakan minatnya untuk membeli minyak ikan gabus buatan UMKM Barokah hanya mereka memang menunggu rampungnya berbagai standar yang harus dipenuhi sebelum bisa beredar di pasaran.

"Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Mereka minta lengkapi izin, ini jadi program kami tahun depan," ungkap Nuni.

UMKM Barokah mulai mengembangkan potensi daerah berupa ikan Gabus dan Nila yang banyak ditemui di sungai-sungai pada tahun 2021 saat Tanjung Field juga mulai melirik potensi masyarakat dalam membuat abon. Padahal sebelumnya meskipun sudah ahli dalam membuat abon warga desa Jirak kesulitan untuk memasarkan produknya. Belum lagi kekurangan modal membuat ibu-ibu desa urungkan niat untuk memulai usaha.

Untungnya potensi ibu-ibu di sana terendus oleh manajemen Pertamina. Mulai dari pelatihan, pemasaran hingga bantuan peralatan mampu meningkatkan produktifitas UMKM Barokah.

Sekarang UMKM Barokah yang terdiri dari 10 anggota sudah bisa memasok berbagai produk olahan makanannya ke pasar swalayan di Tabalong dan sekitarnya seperti Karmina Mart, Taman 10k maupun berbagai ajang pameran dan bazar di Tabalong.

"sekarang bisa 2 juta pemasukan kelompok setiap bulannya," ungkap Nuni.

Muhammad Fajerianoor, Communication Relation & CID PHI Zona 9 Pertamina, mengungkapkan olahan ikan memang jadi salah satu andalan UMKM Barokah lantaran sumber daya ikan banyak ditemui disana. Saat ini manajemen fokus membantu pengembangan produk tersebut terutama dari sisi pemasaran.

"Kita sudah berikan bantuan alat produksi (spinner), peningkatan kualitas produk melalui pelatihan, kemasan digital marketing. Jadi, Pertamina meningkatkan pemasarannya," jelas Fajeri.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore