Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2017 | 19.57 WIB

Usai Operasi Pasar, Pertamina Pastikan Pasokan Gas Melon Aman

Gas elpiji 3 Kg - Image

Gas elpiji 3 Kg

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) memastikan jika stok gas melon atau elpiji 3 kilogram (kg) berada dalam kondisi aman. Hal itu membuat perseroan memastikan akan secara cepat menambal kebutuhan gas di sejumlah titik yang mengalami kelangkaan dengan melakukan operasi pasar bersama Pemda dan Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas).


Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar mengatakan, saat ini stok nasional elpiji berada pada kondisi aman yaitu 18,9 hari di atas stok minimal 11 hari. Sehingga, kelangkaan gas mampu terpenuhi.


"Pertamina tetap menjamin ketersediaan elpiji 3 kg pada masyarakat. Suatu konsekuensi penugasan negara kepada Pertamina. Masyarakat jangan khawatir berapapun kebutuhan masyarakat akan kami penuhi, sehingga tidak perlu merasa khawatir kalau ada terjadi kekurangan," ujarnya di kantor pusat Pertamina, Jumat (8/12).


Dia mengungkapkan, kelangkaan yang terjadi di beberapa daerah ditenggarai akibat penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. "Hal ini diperkuat dengan adanya temuan di lapangan bahwa elpiji 3 kg bersubsidi digunakan oleh pengusaha rumah makan, laundry, genset, dan rumah tangga mampu," tambahnya.


Sebelumnya, pada masa libur panjang akhir pekan di awal Desember 2017, telah terjadi peningkatan kebutuhan gas melon di wilayah Depok, Bogor, dan sebagian Jakarta. Namun dari pantauan beberapa lokasi operasi pasar sejak Senin (4/12), ada beberapa titik yang ternyata sepi peminat. Salah satunya adalah operasi pasar yang digelar di Paledang, Bogor pada Kamis (7/12) yang menunjukkan bahwa wilayah tersebut sudah tercukupi.


Berdasarkan data penyaluran harian elpiji bersubsidi, hingga akhir November 2017, realisasi penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi telah mencapai 5,750 juta MT, atau 93 persen dari kuota yang ditetapkan pada APBN-P 2017 sebesar 6,199 juta MT. Sampai dengan akhir Desember 2017, penyaluran gas melon bersubsidi diperkirakan akan melebihi kuota sekitar 1,6 persen di atas kuota APBN-P 2017 tersebut.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore