Jumat, 15 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bisnis

Pengakuan Mengejutkan Agen Elpiji soal Kelangkaan Gas Melon

| editor : 

Gas elpiji 3 kg

Gas elpiji 3 Kg (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Saat ini, kelangkaan gas melon masih terjadi di berbagai daerah. Cibinong, Bogor menjadi salah satu wilayah yang mengalami kelangkaan tersebut.

Alfalah, salah satu agen elpiji di Cibinong, Bogor mengatakan kelangkaan ini disebabkan penggunanya sendiri. Banyak pengguna elpiji melakukan kecurangan dalam pembelian gas subsidi tersebut.

"Tiap keluarga untuk membeli elpiji subsidi hanya maksimal dua tabung. Apabila dalam satu keluarga ada empat orang. Lalu, tiap orang dalam satu keluarga itu membeli elpiji ke agen dalam jangka waktu yang berbeda. Jadi satu orang beli dua, dua, dua, dan dua. Jadi delapan kan. Nah itu pinternya warga sini," ujar Petugas Agen Alfalah, RT 01/08 Mulyadi, Jumat (8/12).

Dalam menghadapi kenakalan ini, pihak agen tidak mampu berbuat apa-apa. Alasannya, tak ada sanksi tegas dari PT Pertamina (Persero) sebagai distributor elpiji subsidi.

"Kita tidak bisa memberi sanksi. Soalnya dari Pertamina saja tidak ada sanksi dari kenakalan seperti itu," lanjutnya.

Sebelumnya, gas melon atau subsidi langka di beberapa daerah. Bahkan, ada gas melon yang dijual pengecer di atas Rp 20.000 per tabung karena kelangkaan ini. PT Pertamina (Persero) pun langsung melakukan operasi pasar dengan menggelontorkan 60 persen lebih tinggi dari pasokan normal.

(ce1/sab/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP