Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2017 | 22.12 WIB

DPR Bakal Panggil Pertamina Jika Kelangkaan Gas Melon Terus Terjadi

Gas elpiji 3 Kg - Image

Gas elpiji 3 Kg

JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal memanggil PT Pertamina (Persero) soal adanya kelangkaan gas elpiji 3 Kilogram (kg) di berbagai daerah. DPR akan meminta Pertamina memaparkan roadmap distribusi gas elpiji subsidi tersebut.


"Jika memang kelangkaan ini sudah ambang batas, kita akan panggil Pertamina soal distribusi elpiji subsidi," ujar Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru kepada JawaPos.com, Rabu (6/12).


Falah menilai, kelangkaan gas elpiji sudah biasa terjadi di akhir tahun. Hal ini disebabkan permintaan masyarakat akan gas elpiji subsidi sangat tinggi.


Dia membantah jika kelangkaan gas elpiji subsidi ini dimanipulasi Pertamina untuk meningkatkan penjualan Bright Gas. Menurutnya, Bright Gas perlahan-lahan akan menggantikan gas elpiji subsidi.


"Pertamina kan memang mewajibkan agen juga menjual Bright Gas," katanya.


Sebelumnya, hampir satu bulan, warga Jakarta sulit mendapatkan gas melon 3 kg. Alhasil, akibat langkanya gas melon itu, warga menjadi sulit beraktivitas.


Winda (42), salah seorang warga RT 03/01 Kalideres, Jakarta Barat mengeluhkan langkanya penjualan gas 3 kg yang membuatnya kesulitan memasak untuk memberikan makan keluarganya.


"Sudah cari ke sana ke mari tapi kosong. Kita bingung mau masak kagak bisa. Sudah mau jalan sebulan," tutur Winda.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore