Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2018 | 00.14 WIB

Ini Saran Menteri Bambang, Agar Produk Dalam Negeri Tidak Mati

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Kebijakan pemerintah mendukung produk dalam negeri mandek, pelaku industri dalam negeri resah. Kekhawatiran itu muncul seiring sejumlah pelaku usaha online mengakui bahwa produk yang mereka jual didominasi oleh produk impor.


Menanggapi hal itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembatasan produk-produk impor menjadi kunci untuk melindungi keberlangsungan industri dalam negeri. "Yang paling penting di sektor riilnya yang online tadi tidak didominasi barang impor," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/2).


"Kalo dominasi impornya terlalu dominan, maka industri dalam negerinya enggak jalan. Jadi menurut saya lebih ke sana," sambungnya. Selain itu, pihaknya juga mendorong sejumlah marketplace maupun pelaku usaha lainnya agar lebih memprioritaskan produk dalam negeri. Sehingga, keberlangsungan industrinya akan tetap berjalan semestinya. "Mendorong produk yang dijual online adalah produk dalam negeri. Ritel tetap jalan, industri jalan," pungkasnya. 

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore