alexametrics

Manulife Donasi Rp 3,5 Miliar untuk Pekerja Medis

20 Juli 2020, 13:14:06 WIB

JawaPos.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat hingga awal Juli 2020 terdapat sebanyak 60 orang dokter yang meninggal karena Covid-19. Sedangkan, data Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyebutkan hingga 23 Juni 2020 terdapat 30 perawat yang meninggal dunia.

Tingkat kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Di negara-negara lain angka kematian tenaga medis sekitar 1 persen, sedangkan di Indonesia berkisar 5-6 persen. Salah satu penyebabnya karena terbatasnya APD bagi para tenaga medis saat bertugas.

Kementerian Kesehatan memperkirakan Indonesia membutuhkan sedikitnya 8 juta APD untuk para pekerja medis. Namun, kemampuan pemerintah terbatas mengingat penerimaan negara selama pandemi ini juga ikut tergerus. Presiden Joko Widodo belum lama ini meminta para pejabat terkait memperhatikan betul pasokan dan distribusi alat peliundung diri (APD).

Merespons kebutuhan APD tersebut dan melihat peran penting para pekerja medis dalam mengatasi Covid-19 di Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) tergerak ikut menyediakan APD bagi tenaga kesehatan. Lewat program satu produk satu APD, Manulife Indonesia mengajak nasabahnya ikut berpartisipasi membantu para pekerja medis mengatasi Covid-19 di negeri ini. Program tersebut dimulai sejak 2 Juni 2020 hingga akhir Juli 2020 nanti. Diperkirakan pada akhir Juli 2020 akan terkumpul 5.000 APD.

Direktur and Chief Marketing Officer Manulife Indonesia Novita J Rumngangun mengatakan, setelah terkumpul, APD tersebut akan dibagikan ke berbagai rumah sakit di Jabodetabek. Selain APD, Manulife juga memberikan donasi 350 unit komputer kepada sekitar 180 fasilitas kesehatan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Komputer ini akan digunakan untuk pendataan administrasi dan pengunaan alat-alat kesehatan yang memerlukan komputer.

Hingga akhir Juni 2020, jumlah seluruh donasi APD dan unit komputer yang terkumpul niliamya mencapai lebih dari Rp 3,5 miliar. Jumlah ini akan bertambah lagi sampai akhir Juli nanti.

“Ini merupakan bentuk konkrit pelayanan Manulife terhadap Indonesia. Apalagi, saat ini, pemerintah sedang berusaha mengatasi pandemi Covid-19. Karena itu, sudah sepatutnya Manulife yang tahun ini genap 35 tahun berada di Indonesia juga ikut berpartisipasi menanggulangi Covid-19 dari Indonesia,” ujar Novita dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7).

Komitmen Manulife Indonesia kepada nasabah juga terlihat dari pembayaran klaim Covid-19. Hingga 13 Juli 2020, Manulife telah membayar klaim terkait Covid-19 sebesar Rp 20.442.587.045. Sedangkan, selama 5 tahun terakhir, Manulife Indonesia membayarkan klaim senilai Rp 30,3 triliun atau setara dengan Rp 83 miliar per hari atau Rp 3,5 miliar per jam mencakup klaim individu, grup, dan pensiun.

Sementara itu, klaim terbesar yang pernah dibayarkan Manulife Indonesia terjadi pada tahun 2019 di mana klaim uang pertanggungan untuk seorang nasabah yang dibayarkan sebesar USD 4.045.523. Memasuki 35 tahun beroperasi di Indonesia tahun ini, Manulife telah melayani lebih dari 2 juta nasabah.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Agus Wirawan



Close Ads