
Ketua Purna Paskibraka Indonesia DKI Jakarta, Armijn Navaro dalam diskusi bertema Pemuda Indonesia Menjadi Nahkoda Perjalanan Bangsa di Jakarta.
JawaPos.com - Indonesia harus memilik destinasi lengkap pada 2045 nanti. Mulai dari priwisata, pendidikan, sampai investasi. Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Purna Paskibraka Indonesia DKI Jakarta, Armijn Navaro.
“Tentu yang paling penting adalah destinasi investasi, ini akan membantu meninkatkan Ekonomi,” kata Armijn dalam diskusi bertema Pemuda Indonesia Menjadi Nahkoda Perjalanan Bangsa di Jakarta, Sabtu (28/7).
Armijn optimis pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini akan mempermudah tujuan destinasi pada 2045 nanti. Untuk itu, daia mengajak peningkatan kualitas SDM melalui destinasi pendidikan. Sebab, dengan pendidikan akan menjadi pondasi penting.
“Kita memulai perencanaan yang baik, karena ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan jika sebuah negara ingin menjadi destinasi pendidikan. Misalnya program beasiswa yang menarik bahkan seni budaya dari negara tersebut,” ucapnya.
Selain fokus di pendidikan dan infrastruktur, Indonesia juga dapat menyerap devisa melalui pariwisata. Jika ketiganya itu difokuskan, Arjmin yakin Indonesia masusk posisi empat besar dalam ekonomi dunia.
Diskusi tersebut digelar Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta yang menginisiasi program Diaspora Network Global (IDN–Global) kepada masyarakat luas untuk berpatisipasi pada Conference of Indonesian Diaspora Youth 2018 (CIDY-2018).
Chairman Board of Trustees IDN–Global, Dino Patti Djalal mengatakan bahwa seluruh rangkaian acara CIDY 2018 bertujuan untuk memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia untuk merancang visi dan aspirasi mengenai wujud dan capaian Indonesia pada 2045.
Dino juga berharap “Indonesia 2045“ menjadi suatu kelanjutan dari Sumpah Pemuda 1928. CIDY-2018 digelar pada 13–15 Agustus 2018 di Jakarta. Kegiatan tersebut merupakan forum yang mempertemukan pemuda cemerlang dari 34 Provinsi Indonesia dengan diaspora muda Indonesia dari seluruh dunia, serta dengan berbagai organisasi kepemudaan dan juga lembaga nasional.
CIDY 2018 akan menghadirkan 15 sesi menarik untuk membahas berbagai topik yang aktual bagi pemuda dan bagi masa depan Indonesia. Sesi-sesi tersebut akan dilaksanakan secara paralel.
Semua peserta utusan dan delegasi berhak berbicara sesuai peraturan dan waktu yang tersedia. Semua sesi dirancang untuk memberi ruang bagi para pemuda untuk berdiskusi secara aktif dan dinamis, dan bukan lah ajang mendengarkan ceramah secara pasif dari generasi sebelumnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
