Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Mei 2018 | 19.22 WIB

Waspadai, Pasar Tradisional Rawan Peredaran Uang Palsu

PENUKARAN UANG: Warga antri hendak menukarkan uang baru di mobil layanan penukaran uang BI di halaman masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, Senin (28/5). - Image

PENUKARAN UANG: Warga antri hendak menukarkan uang baru di mobil layanan penukaran uang BI di halaman masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon, Senin (28/5).

JawaPos.com -- Menjelang hari raya lebaran, pasar tradisional menjadi lokasi paling rawan beredarnya uang palsu. Perputaran uang begitu cepat memasuki pertengahan ramadan seperti ini, masyarakat diimbau mewaspadai peredaran uang palsu.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, M Abdul Majid Ikram mengatakan, perputaran uang di pasar itu sangat cepat dan jumlahnya juga cukup besar. Sehingga, pasar sangat berpotensi jadi lokasi beredarnya uang palsu.

"Karena perputaran uang cepat, maka oknum pengedar uang palsu memanfaatkan momen seperti ini. Jadi, kita perlu antisipasi perederannya," ungkapnya, Senin (28/5).

Upaya mencegah peredaran uang palsu di tengah masyarakat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya sosialisasi mengenai ciri-ciri dan merekrut para pedagang pasar sebagai mitra BI. Majid mengatakan, BI Cirebon mengedukasi dan menyosialisasikan masyarakat agar memahami perbedaan uang palsu dan uang asli.

Menurutnya, selain dengan cara sosialisasi ciri-ciri uang palsu, BI Cirebon pun mengajak masyarakat untuk menukarkan uang pecahan lebih kecil. Karena uang palsu biasanya pecahan uang besar, seperti Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Majid meyakini upaya itu bisa menekan peredaran uang palsu, khususnya di Wilayah III Cirebon. Karena masyarakatnya rata-rata bertransaksi menggunakan uang pecahan kecil.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai peredaran uang palsu. Jika menemukan uang palsu, maka masyarakat segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk bersama-sama mewaspadai peredaran uang palsu," katanya.

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore