Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 April 2018 | 22.24 WIB

Driver Ojek Online: Kami Bukan Sapi Perah

Ribuan driver online saat melakukan aksi di halaman kantor DPRD Sumsel - Image

Ribuan driver online saat melakukan aksi di halaman kantor DPRD Sumsel

JawaPos.com - Ribuan driver ojek online menduduki halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut kesejahteraan, Senin (23/4). Mereka membawa puluhan spanduk dan poster bertuliskan 'Jangan Bodohi Mitra', 'Kami Bukan Sapi Perah', dan lain sebagainya. Para driver ojek online berdemo karena kebijakan aplikator dinilai memperbudak mereka.


Wakil Ketua Koordinator Aksi, Sandi Aulia menilai, saat ini para aplikator terus berperang atas kepentingan mereka, seperti tarif yang sangat rendah serta performa kinerja. Akibatnya, para driver pun merasa seperti diperbudak atas kebijakan tersebut.


"Karena itu, kedatangan kami ke DPRD ini untuk meminta DPRD agar mengambil tindakan atas apa yang dilakukan aplikator," katanya saat ditemui usai aksi 234 di DPRD Sumsel, Senin (23/4).


Aksi yang diikuti 5 ribu driver online ini menuntut aplikator agar menaikkan tarif yang semula hanya Rp 1.600 per kilometer menjadi Rp 3.000 per kilometer. Kemudian, pihaknya juga menuntut agar aplikator menurunkan performa dan poin.


Menurutnya, dengan tarif yang rendah dan performa sangat tinggi membuat para driver sangat sulit mendapatkan penghasilan.


"Aksi yang dilakukan ini bukan hanya di Palembang, dan bahkan kami rela untuk tidak mengambil penumpang. Karena itu, kami harap pemerintah mendengarkan kami," tutupnya.


Menanggapi aksi tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah berjanji akan menyampaikan aspirasi dari ribuan driver tersebut serta mendorong agar aplikator mendengarkan aspirasi yang dinilai merugikan para driver.


"Kami hanya penyambung lidah, bukan pengambil keputusan sehingga kami hanya bisa menyampaikan saja," katanya.


Nantinya, pihak DPRD Sumsel akan memanggil aplikator untuk memberikan solusi. Bahkan, pihaknya meminta agar aplikator juga mengundang perwakilan dari Jakarta agar dapat menentukan sikap. "Rencananya pekan depan pertemuan ini akan dilakukan lagi," tutupnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore