
KUNJUNGAN: Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto (dua dari kanan) didampingi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat berkunjung ke rumah korban ledakan, Jumat (18/5).
JawaPos.com - Peristiwa meledaknya ketel pembuatan tahu di Jalan Wukir gang IX A, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jumat (18/5), rupanya diakibatkan karena ketidaktahuan pelaku usaha dalam menggunakan ketel uap tersebut.
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto menerangkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, dinyatakan bahwa penyebab kejadian ini dikarenakan adanya ledakan ketel uap yang tidak sesuai dengan speknya. "Tadi juga berbicara dengan para pengusaha tahu, ketel ini dibuat dari drum biasa," ujarnya ketika mengunjungi rumah korban akibat ledakan, Jumat (18/5) siang.
"Pada saat uap panas, benar benar panas, tidak ada penyaluran uap. Sehingga terjadi ledakan," lanjutnya. Dia menjelaskan, uap panas tersebut diambil untuk melunakkan kedelai.
Dia menerangkan, tidak ditemukan bahan peledak apapun di lokasi kejadian. "Tidak ada bahan peledak. Ini drum yang memang sudah tinggi uap panasnya dan tidak bisa dibendung lagi, sehingga drum itu membuat suatu daya ledak dan menghantam tembok," papar dia.
Menurutnya, beberapa penggiat usaha di kawasan tersebut memang membuat sendiri ketel uap pembuatan tahu. Ke depannya, dirinya menginginkan adanya edukasi bagi pelaku usaha di bidang ini.
Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menambahkan, ke depannya pengusaha harus tahu apapun dasar ilmu untuk mengoperasikan mesin ketel dengan benar.
Selanjutnya, untuk korban meninggal, pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarganya. "Sudah ada nilainya di perwali. Kalau yang di Rumah Sakit, akan meng-cover biaya sepenuhnya rumah sakit. Untuk perbaikan juga sudah ada biayanya di kesra. Semuanya akan di cover," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Warga Jalan Wukir gang IX A, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu dikejutkan oleh suara ledakan menyerupai bom, Jumat (18/5) pagi. Rupanya, suara tersebut berasal dari ledakan ketel di salah satu rumah yang juga menjadi tempat pembuatan tahu. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
