
Seorang mahasiswa asal Papua menunjukkan parang kepada polisi saat proses negosiasi di depan asrama Jalan Kalasan 10, Surabaya, Rabu (15/8) malam.
JawaPos.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku pembacokan terhadap seorang anggota ormas di asrama mahasiswa Papua, Jalan Kalasan 10, Surabaya. Polisi sudah mengantongi ciri-ciri dan identitas terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan para saksi yang berada di TKP saat kejadian. "Dia (pelaku pembacokan) sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Saat ini sedang dalam upaya pencarian," ujar Sudamiran saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (18/8).
Perwira polisi dengan dua melati di pundak itu menambahkan, upaya pencarian pelaku memang sedikit menemui jalan buntu. Salah satunya adalah terhambatnya akses untuk meminta keterangan para penghuni asrama. Padahal keterangan penghuni sangat dibutukan polisi.
Oleh sebab itu, polisi terus berkordinasi dengan Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS). "Susah untuk masuk (ke dalam asrama). Kami minta tolong ke senior-senior mereka untuk mendapat akses informasi," lanjut Sudamiran.
Petunjuk yang didapat polisi sendiri sebenarnya cukup kuat. Yakni, dari video yang beredar usai keributan antara mahasiswa Papua dengan gabungan ormas. Di video tersebut terlihat satu orang pria yang membawa parang. Diduga, pria tersebut yang membacok anggota ormas.
Rabu (15/8) siang, keributan antara gabungan ormas dengan mahasiswa Papua dipicu karena tidak dikibarkannya bendera Merah Putih. Massa ormas hendak menyosialisasikan pemasangan bendera karena menjelang perayaan HUT ke-73 RI. Pedoman mereka adalah instruksi Wali Kota Surabaya yang mengimbau untuk mengibarkan merah putih mulai 14 hingga 18 Agustus 2018.
Namun kedatangan massa ormas membuat para penghuni asrama berusaha mempertahankan diri. Salah satu anggota ormas diduga terkena luka bacok oleh salah seorang mahasiswa.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
