Detik-detik bocah 7 tahun di Pasuruan ditabrak mobil saat menunggu ibu belanja. (Instagram @pasuruanapik_)
JawaPos.com - Seorang bocah laki-laki berinsial DAN, 7 tahun, tewas setelah ditabrak mobil Suzuki Escudo di jalur wisata menuju Gunung Bromo, Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu pagi (15/2), menyita keprihatinan masyarakat. Video detik-detik saat bocah duduk di atas sepeda motor dan tiba-tiba dihantam mobil pun viral di media sosial.
"Minggu pagi (15/2) berubah jadi duka di Jalan Raya Tebas, Gondangwetan arah Pohgading Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Alfatihah untuk adik Daffa Aryan Nabil," tulis akun Instagram @pasuruanapik_ dalam caption video, dikutip JawaPos.com, Senin (16/2).
Dari video amatir yang beredar, tampak seorang bocah laki-laki mengenakan kaos merah duduk di atas motor matic Vario bernopol N 2700 VE. Kendaraan tersebut terparkir di bahu Jalan Raya di Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan.
Dari informasi yang dihimpun Radar Bromo Jawa Pos Group, bocah tersebut sedang menunggu ibunya berbelanja. Di saat bersamaan, tiba-tiba mobil Suzuki Escudo melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi.
Mobil bernopol N 1909 A tersebut dikendarai Muhammad Muklas, 46 tahun, hilang kendali dan menabrak DAN. Benturan keras membuat korban bersama sepeda motor, terpental sejauh 10 meter ke selatan.
Salah seorang karyawan toko di TKP, Muhammad Hoirul, 25 tahun, warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan mengatakan saat kejadian, ibu korban sedang membeli bahan adonan.
“(Ibu korban) Membeli bahan adonan, mas. Waktu itu ibunya masih belum selesai,” ujar Hoirul, dikutip dari Radar Bromo Jawa Pos Group, Senin (16/2).
Sang ibu belum selesai berbelanja, terdengar benturan keras di depan toko tempat motor korban diparkir. Ibu korban langsung histeris, berteriak dan menangis melihat anaknya di atas motor tertabrak.
“Ibu korban ini sering belanja disini. Biasanya jarak waktunya per pekan. Tapi harinya gak tentu. Korban langsung diantar menggunakan mobil, menghentikan pengendara dari selatan tadi itu,” imbuhnya.
Sementara mobil yang dikendarai warga Dusun Pohgading Tengah, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan baru berhenti setelah menabrak tumpukan bata ringan di depan toko.
Di sisi lain, sopir mobil Escudo, Muhammad Muklas, mengaku mengemudi sendirian dari Desa Ranggeh dan hendak pulang ke rumahnya. Namun sesampainya di TKP, ia mengantuk hingga mobilnya oleng ke kiri.
Muklas langsung keluar setelah mobilnya berhenti menabrak tumpukan batu bata. “Saya tidak tau sudah. Mobil siapa saja saya hentikan untuk mengantar korban. Kayak mobil cerry tadi itu,” ucap Muklas.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
