Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Februari 2026 | 07.05 WIB

Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Keanggotaan di BoP Buatan Trump, Pertanyakan Manfaat Bagi Palestina

 

Ketua Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Bisa Nahdlatul Ulama (MLB NU) Abdussalam Shohib. (Ismtimewa)

JawaPos.com - Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Denanyar, Jombang Jawa Timur, Abdussalam Shohib meminta pemerintah mengkaji ulang keanggotannya di Board of Peace (BoP). Pemerintah diminta memastikan bahwa langkah ini benar untuk kebaikan Palestina.
 
"Apa keanggotaan Indonesia dalam BoP jawaban kemerdekaan Palestina. Padahal, BoP diinisiasi, diskemakan dan dipimpin oleh Donald Trump, Presiden Amerika, setelah wilayah Gaza hancur lebur, luluh lantak, menewaskan 71.000 warga Palestina," kata Gus Salam, Sabtu (31/1).
 
Dia menilai bahwa BoP bukan lembaga resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, Amerika selama ini dianggap memiliki keberpihakan kepada Israel.
 
"Faktanya, Donald Trump menjadi ketua, sekaligus mewakili Presiden Amerika sebagai anggota BoP. Satu sosok dengan dua wajah, yang bila tidak menjadi presiden Amerika pun, Donald Trump tetap menjadi ketua BoP yang secara konstitusional memiliki hak veto. Dengan demikian, kedaulatan sebuah negara sebagai anggota BoP akan tunduk pada keputusan ketua," imbuhnya.
 
 
Eks Katib PBNU itu mengatakan, para kiai tradisional memiliki pandangan geopolitik yang baik. Oleh karena itu, para kiai selalu mementingkan kedaulatan bangsa Palestina. 
 
"Kiai-ulama pesantren melalui Ketua Umum PBNU, KH Mahfudz Siddiq, 19 Ramadlan bertepatan 12 November 1938, sebelum Indonesia merdeka, menyerukan ormas Islam agar bersikap tegas dan bahu membahu dengan rakyat Palestina, berjuang demi agama dan memerdekakan tanah air mereka dari kolonial dan komplotan zionisme," jelasnya.
 
Seruan tersebut, kata Gus Salam, menjadi sikap tegas ulama dan jam’iyyah NU. Oleh karena itu, berbagai jenis dukungan terus mengalir kepada Palestina.
 
"Larangan dari penguasa Hindia Belanda waktu itu, tidak menyurutkan kiai NU untuk terus menggalang solidaritas dan bantuan. Demikian pula dilakukan rakyat Indonesia hingga saat ini, berbentuk Rumah Sakit, Masjid, bantuan kemanusian dan solidaritas untuk Palestina. Solidaritas terjadi timbal balik," pungkas eks Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, itu.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore