
Kolase suasana evakuasi jenazah mahasiswi Unima di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (30/12). (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Kelurahan Matani Satu, Tomohon Tengah, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang mahasiswi pada Selasa (30/12) pagi.
Korban yang diketahui berinisial EMM alias Evie, 21, ditemukan dalam kondisi tergantung di depan pintu masuk sebuah rumah kost.
Evie merupakan mahasiswi jurusan PGSD Universitas Negeri Manado (Unima) yang berasal dari Siau. Peristiwa tragis ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian setempat setelah mendapat laporan dari warga dan pemerintah kelurahan.
Dikutip dari Manado Post (JawaPos Group), kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Lurah Matani Satu, Erick Kalengkongan, kepada Polsek Tomohon Tengah sekitar pukul 07.45 WITA.
Kapolsek Tomohon Tengah Iptu Stenly Tawalujan menjelaskan, pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima laporan tersebut.
"Awal mula dilaporkan oleh lurah, sekira Pukul 07.45 WITA kurang lebih, dari situ saya dan anggota langsung bergegas ke TKP dan benar didapati ada penemuan jenazah jenis kelamin perempuan usia sekira 21 Tahun. Seorang mahasiswi di Unima," ungkap Kapolsek Iptu Stenly Tawalujan dikutip Rabu (31/12).
Berdasarkan keterangan polisi, pemilik rumah kost berinisial YR awalnya mendapat laporan dari salah satu penghuni kost. Saksi melihat sosok tubuh tergantung di lantai dua bangunan semi permanen tersebut.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam. Leher korban terlilit kain bali yang terikat di depan pintu masuk lantai dua.
Tim Identifikasi Polres Tomohon telah mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi mata. Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, polisi tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban.
Kasat Reskrim Polres Tomohon Iptu Royke Mantiri mengonfirmasi bahwa tanda-tanda pada tubuh korban identik dengan kejadian bunuh diri.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tapi, untuk penyelidikan selanjutnya ada anggota teknis yang bisa melakukan lebih dalam dan ilmiah. Tapi itu kan di Dokkes RS Bhayangkara. Artian mencari tahu sebab pasti korban meninggal dunia," tutur Kasat Reskrim Royke.
Meskipun demikian, pihak kepolisian tidak melakukan otopsi lebih lanjut karena telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga korban.
Setelah dievakuasi, jenazah mahasiswi Unima tersebut langsung dibawa ke rumah kerabatnya yang berada di Manado dengan pengawalan dari anggota Polsek Tomohon Tengah.
Rencananya, korban akan segera dipulangkan ke kampung halamannya di Siau untuk proses pemakaman.
"Dari laporan anggota, rencananya korban akan diberangkatkan ke Siau esok subuh atau pagi. Saat ini jenazah sudah di Manado, disemayamkan di rumah salah satu keluarganya. Saat ke Manado, jenazah diantar oleh anggota Polsek Tomohon Tengah, kira-kira Pukul 16.00 WITA tadi," kata Kasat Reskrim Royke.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
