Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 November 2025 | 01.48 WIB

Tim SAR Berhasil Evakuasi 10 Korban Banjir Bandang Kabupaten Agam Sumatera Barat

Tim SAR gabungan hingga Kamis, pukul 17.20 WIB telah berhasil mengevakuasi 10 korban banjir bandang Kab. Agam, Sumatera Barat. (ANTARA) - Image

Tim SAR gabungan hingga Kamis, pukul 17.20 WIB telah berhasil mengevakuasi 10 korban banjir bandang Kab. Agam, Sumatera Barat. (ANTARA)

JawaPos.com - Tim SAR gabungan hingga Kamis, pukul 17.20 WIB telah berhasil mengevakuasi 10 korban banjir bandang yang melanda Jorong Toboh, Nagari (desa) Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat ini korban yang berhasil kami temukan berjumlah 10 orang dengan kondisi meninggal dunia," kata personel Basarnas Padang Rian Agus Putra di Kabupaten Agam, Kamis.

Selain korban meninggal dunia, tim gabungan juga telah mengevakuasi sejumlah warga yang mengalami luka ringan, sedang, hingga berat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dia menyebutkan 10 korban ditemukan di sejumlah titik namun tidak begitu jauh dari pemukiman warga yang diduga terseret sapuan banjir bandang, sedangkan para korban selamat dievakuasi dari rumah penduduk dengan berbagai kondisi luka.

"Untuk lokasi penemuan tidak terlalu jauh dari pemukiman. Jadi mungkin korban terbawa arus serta material longsoran," ujarnya.

Beberapa warga luka tersebut mengalami cedera hingga patah tulang imbas terdampak banjir bandang yang melanda daerah itu pada Rabu (26/11), sekitar pukul 15.45 WIB.

Selain itu, tim gabungan mengevakuasi ibu hamil hingga lanjut usia (lansia) ke rumah sakit. Rian mengatakan, dalam operasi pencarian tersebut para personel mendapatkan arahan khusus, yakni mengutamakan keselamatan tim mengingat kondisi lapangan yang cukup curam dan terjang.

Dalam operasi itu Basarnas menurunkan 18 personel dan sejumlah aparat dari BPBD, TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) hingga para relawan. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di provinsi itu yang diperkirakan masih dapat terjadi hingga 29 November 2025.

Imbauan tersebut setelah melihat perkembangan dinamika atmosfer aktual sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat hingga ekstrem yang dapat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Sumbar.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore