
Sebuah mobil ambulance milik TNI yang mengantar korban helikopter bell 412 di kamar jenazah RSUD Tarakan.Minggu (27/11)
JawaPos.com - Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan, Nanang Buchori angkat bicara menanggapi penemuan Helikopter jenis Bell 412 EP-AH 5166 yang jatuh di Long Sulit, Kecamatan Mantarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara).
Dia mengungkapkan, cuaca di Kaltara sangat sulit diprediksi sehingga bagi para penerbang harus tetap waspada saat berada di langit Kaltara. Terutama di daerah Kabupaten Malinau maupun Kabupaten Nunukan, karena masih banyak perbukitan dengan pertumbuhan awan cumulus.
“Kondisi cuaca di Long Sulit pada umumnya berawan dengan status cumulus yang dapat terbentuk dengan sangat cepat,” ungkapnya dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos Group).
Diketahui, Awan di daerah tersebut memiliki ketinggian hingga 1.500 fit dan kondisi awan ini diperkirakan sampai pada tanggal 2 Desember mendatang, dan untuk saat ini wilayah kaltara harus tetap waspada. Karena wilayah bagian samudera pasifik ada siklon atau tekanan rendah sehingga pertumbuhan awan-awan konvektif dan menyebabkan hujan yang cukup berat.
“Kepada seluruh masyarakat dan para penerbang harus tetap waspada hingga 2 Desember 2016 mendatang, karena banyak pertumbuhan awan yang sangat cepat tejadi,” imbaunya.
Dengan kondisi demikian, lanjut Nanang, pesawat tidak boleh sembarangan. Kalaupun nekat harus tetap berhati-hati, dan kalau bisa hindari awan gelap.
“Karakteristik daerah yang menggunakan nama depan long di Nunukan maupun Malinau, merupakan perbukitan. Sehingga, berbeda dengan wilayah lainnya. Apalagi awan-awan yang ada di sana dipengaruhi oleh angin pegunungan sehingga cepat terbentuk gumpalan-gumpalan rendah,” bebernya.
Awan ini, ditambahkan Nanang, biasanya akan muncul dipagi hari dan akan hilang pada saat terbitan matahari. Dan akan mengakibatkan kabut di daerah pegunungan, sehingga pesawat yang melintas harus terus waspada,” tuturnya. (*/eru/ddq/fab/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
