
G.K.R. Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng.
JawaPos.com - Penutupan akses masuk Keraton Kasunanan Surakarta tidak hanya berdampak pada aset yang terancam rusak. Lebih dari itu, sejumlah kegiatan atau ritual yang seharusnya diadakan di keraton juga tidak bisa digelar.
Kerabat Keraton Surakarta G.K.R. Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng mengatakan, apa yang terjadi sekarang merupakan dosa-dosa yang dilakukan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono XIII Sinuhun Hangabehi. Selama ini banyak pelanggaran yang dilakukan kubu Sinuhun dan sudah tidak bisa ditoleransi lagi.
"Orang-orang itu katanya suruhan dari Sinuhun, dan apa yang dilakukan mereka tidak lain atas perintah Sinuhun. Jadi yang salah adalah Sinuhun," ungkap Gusti Moeng kepada JawaPos.com, Rabu (11/4).
Selama ini sudah ada setengah dari tradisi yang seharusnya digelar di keraton tidak lagi dilaksanakan. Padahal tradisi itu sudah dijalankan secara turun temurun. Sehingga apa yang terjadi sekarang ini jelas akan mengancam kelangsungan keraton sebagai sumber adat.
"Banyak sekali yang seharusnya digelar. Tetapi tidak dilakukan. Saat puasa nanti ada tiga kegiatan yang juga harus diadakan. Seperti malam selikuran atau malam Lailatur Qadar, pembagian zakat fitrah dan gerebeg Syawal," kata Gusti Moeng.
Banyaknya pelanggaran yang dilakukan Sinuhun tidak lain karena orang yang berada di sekelilingnya berusaha menghancurkan keraton dari dalam. Untuk itu, adik Sinuhun itu berharap kakaknya segera sadar dan mengembalikan setiap tradisi yang selama ini sudah dijalankan.
Selain itu, Gusti Moeng juga berencana untuk melakukan pengujian keabsahan surat yang dikeluarkan Sinuhun. "Selama ini Sinuhun sudah dinyatakan mengalami cacat permanen. Kenapa dia bisa mengeluarkan surat untuk mengangkat dan memberhentikan. Makanya kami ingin menguji keabsahannnya," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
