
Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN
JawaPos.com - Polres Indragiri Hulu (Inhu) melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah bocah berinisial KB. Siswa kelas 2 SDN 012 Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, itu menjadi korban perundungan (bullying) hingga meninggal dunia oleh kakak kelasnya.
Gimson Beni Butarbutar, 38, ayah korban, menceritakan bahwa anaknya jadi korban bullying kakak kelas karena perbedaan suku dan agama.
Lebih jauh Gimson menceritakan, KB sebelum meninggal dunia mengeluh sakit di bagian perut, mengalami demam tinggi, dan muntah darah.
Atas meninggalnya KB, Polres Indragiri Hulu (Inhu) melakukan penyelidikan atas dugaan perundungan yang dialami KB hingga meninggal dunia. Apalagi dugaan bullying yang berujung maut itu diduga dilakukan oleh kakak kelas korban. Parahnya lagi nasib tragis dialami KB lebih dari sekali.
"Atas laporan pihak keluarga dan untuk mengungkap kebenaran tentang kematian salah seorang murid laki-laki kelas II SD yang diduga akibat perundungan, kami langsung melakukan penyelidikan," ujar Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran dilansir dari Riau Pos (Jawa Pos Group).
Korban sebelum meninggal dunia, KB sempat dirawat di RSUD Indrasari Rengat di Jalan Lintas Timur Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin (26/5).
Atas permintaan pihak keluarga, terhadap korban agar dilakukan autopsi oleh tim forensik Polda Riau. "Proses autopsi berlangsung beberapa jam dan lancar di RSUD Indrasari Rengat," kata Misran.
Setelah proses autopsi selesai, korban dibawa oleh pihak keluarga ke kediamannya di Desa Buluh Rampai Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu untuk proses pemakaman. "Penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti," sebut Misran.
Ayah korban mengaku di tubuh anaknya terdapat luka lebam. Selain itu, korban juga sempat mengalami demam selama beberapa hari hingga muntah darah. Selain itu, ia juga sempat mengadukan kejadian yang dialami anaknya ke pihak sekolah. Bahkan, pihak sekolah juga sempat memediasi persoalan tersebut.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
