Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 21.18 WIB

Kunjungi SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ingatkan Kedisiplinan: Disiplin Itu Kunci, Bukan Beban

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan di hadapan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara. (Youtube Lembur Pakuan Channel) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan di hadapan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara. (Youtube Lembur Pakuan Channel)

JawaPos.com - Taruna Nusantara atau Tarnus yang pusatnya berada di Magelang, Jawa Tengah menjadi salah satu sekolah yang terkenal dengan pendidikan karakter ala militernya.

Sekolah tersebut terkenal mencetak lulusan-lulusan yang berhasil di berbagai bidang, dengan banyak jebolannya lanjut ke TNI dan Polri melalui jalur Akademi Militer dan Akademi Kepolisian.

Dikenal dengan pendidikan ala militernya, hal tersebut tampaknya memantik minat Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.

Dia sempat mengunjungi SMA Taruna Nusantara kampus Cimahi, dan menyebut kalau salah satu kunci keberhasilan adalah pendidikan disiplin yang kuat.

Dedi Mulyadi juga sempat memberikan sambutan di hadapan siswa SMA Taruna Nusantara. Dalam kesempatan itu, Dedi berbagi pesan mendalam mengenai arti penting disiplin bagi generasi muda, khususnya para taruna yang tengah mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.

"Disiplin itu kunci, bukan beban. Banyak orang menganggap disiplin sebagai sesuatu yang menyulitkan, padahal justru dengan disiplin, kita membangun fondasi kesuksesan dan karakter yang tangguh," kata Dedi Mulyadi.

Pesan tersebut disampaikan dengan harapan agar para siswa tidak melihat kedisiplinan sebagai sebuah aturan yang membatasi kebebasan. Melainkan sebagai sebuah bekal esensial dalam menghadapi tantangan kehidupan.

"Kalau kita bisa membiasakan disiplin sejak dini, maka kita akan terbiasa menghadapi segala situasi dengan kepala dingin dan jiwa yang kuat," jelas Dedi.

Lebih jauh, Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya cinta tanah air sebagai bagian tak terpisahkan dari pendidikan karakter di SMA Taruna Nusantara.

Menurut dia, rasa cinta tanah air itu harus tumbuh sejak dini. Bukan hanya sebatas kata-kata, tapi harus nyata dalam tindakan dan sikap sehari-hari.

Dedi Mulyadi sendiri diketahui saat ini sedang menjalankan program pembinaan siswa nakal di Jabar yang melibatkan unsur militer. Siswa yang nakal dengan kriteria yang sudah disepakati orang tua dan guru, akan dikirim ke barak militer untuk dibina.

Meski menuai pro dan kontra, program tersebut tetap berjalan. Sebelumnya, sebanyak 273 siswa-siswi angkatan pertama yang dibina di barak militer telah lulus dan kembali ke orang tuanya masing-masing.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore