
Empat tersangka pengedar narkoba dari jaringan Malaysia. (Juliana Christy / JawaPos.com)
JawaPos.com – Empat warga Jawa Timur dari berbagai daerah tertangkap dalam jaringan peredaran narkoba lintas negara. Mereka menjadi kurir dan pengedar sabu karena tergiur imbalan uang dan sabu gratis. Pengungkapan ini dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Jatim dalam rentang waktu Februari hingga Mei 2025.
Salah satu tersangka, MAY (37), tertangkap di sebuah kamar kos di Sidoarjo. Ia sudah enam kali menjadi kurir sabu atas perintah seorang bandar berinisial A (DPO). Modusnya, barang haram diranjau di semak-semak pinggir jalan, dan kemudian diambil serta disimpan di kos. Dari tangan MAY, polisi menyita lebih dari 3 kg sabu dan ribuan butir ekstasi.
“Modus mereka tidak lagi tradisional. Semua dikendalikan melalui aplikasi pesan instan tanpa kontak langsung. Tapi kami terus mengembangkan teknik untuk memutus jaringan ini,” ujar Dirreskoba Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa, Rabu (21/5).
Tersangka lainnya, KF (36), ditangkap di Gresik saat menerima paket dari Malaysia. Sabu seberat 1.020 gram itu dikirim melalui ekspedisi, disembunyikan dalam shock breaker motor. Paket diterima menggunakan nama fiktif. KF mengaku sudah menjalankan perintah dari DPO asal Malaysia sebanyak 10 kali.
Dua tersangka lain, HAR dan MH, beroperasi dalam jaringan lokal Surabaya–Madura. HAR menjual sabu secara eceran dari kamar kosnya, sedangkan MH menjalankan sistem ranjau di Surabaya atas perintah bandar lain.
Barang bukti keseluruhan yang diamankan mencapai lebih dari 9 kilogram sabu dan 5.800 butir ekstasi, dengan nilai ekonomi ditaksir sekitar Rp12 miliar. Polisi memperkirakan keberhasilan ini menyelamatkan sekitar 41.900 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
“Ini bukan sekadar soal barang bukti, tapi soal menyelamatkan nyawa. Jangan pernah tergoda karena upahnya tak sebanding dengan ancaman hukuman yang bisa seumur hidup atau bahkan hukuman mati,” tegas Kombes Pol Robert Da Costa.
Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
