Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 06.24 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan BKK Desa Senilai Rp 4,76 Miliar di Ponorogo, Bagikan Sepatu Gratis untuk Anak Sekolah

Gubernur Khofifah salurkan bansos dan BKK desa senilai Rp 4,76 miliar kepada masyarakat Diponegoro. (Pemprov Jatim). - Image

Gubernur Khofifah salurkan bansos dan BKK desa senilai Rp 4,76 miliar kepada masyarakat Diponegoro. (Pemprov Jatim).

JawaPos.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa senilai Rp4,76 miliar kepada masyarakat Ponorogo di Pendopo Agung, Rabu (14/5). Bantuan tersebut meliputi berbagai program kesejahteraan sosial dan pemberdayaan ekonomi desa.

Bansos yang diserahkan antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk lansia, bantuan operasional pendamping PKH, serta tali asih bagi TKSK dan Tagana. Selain itu, diserahkan pula bantuan program pemberdayaan masyarakat desa seperti Program Pemberdayaan Bumdes, Desa Berdaya, dan Jatim Puspa.

Tak hanya itu, Khofifah juga membagikan sepatu baru kepada anak-anak sekolah. Bantuan sepatu ini diharapkan bisa menambah semangat belajar jelang tahun ajaran baru.

"Agar bantuan yang diterima bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, jangan digunakan untuk hal konsumtif, terutama beli pulsa atau paket internet. Kecuali jika memang digunakan untuk usaha," pesan Khofifah.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus berikhtiar dan mendoakan anak-anak mereka agar menjadi generasi yang sholeh dan sholehah. "Mari kita berdoa, semoga putra-putri kita sukses dunia dan akhirat," tambahnya.

Secara rinci, Bansos yang disalurkan di Ponorogo pada 2025 terdiri dari Rp3,49 miliar untuk 1.276 keluarga penerima manfaat PKH Plus, dan Rp302,4 juta untuk 84 penerima ASPD. Pada triwulan I, sebanyak Rp612 juta disalurkan kepada 1.224 keluarga penerima PKH Plus dan Rp74,7 juta kepada 83 penerima ASPD.

Kepala Dinas Pemdes Provinsi Jatim Budi Sarwoto menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Asta Cita oleh Presiden Prabowo dan Nawa Bhakti Satya milik Jawa Timur. Program ini juga mendorong perekonomian desa agar lebih mandiri.

Selain bansos, Pemprov Jatim juga mengalokasikan BKK kepada 10 desa di Ponorogo. Lima desa menerima BKK untuk pemberdayaan Bumdes, tiga desa mendapatkan BKK Desa Berdaya, dan dua desa lainnya menerima BKK Program Jatim Puspa senilai total Rp249,2 juta.

Di tahun ini, Ponorogo juga akan menerima perluasan program Bantuan Kewirausahaan Inklusif Produktif untuk 50 calon penerima manfaat dengan nominal Rp3 juta per orang.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat Ponorogo bisa lebih mandiri dan sejahtera, serta anak-anak semakin termotivasi untuk belajar demi meraih cita-cita.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore