
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Perum Bulog menyalurkan cadangan pangan pemerintah (CPP) berupa beras sebanyak 102.754,26 ton. CPP tersebut akan disalurkan sebagai bantuan pangan masyarakat selama tiga bulan mulai Maret sampai Mei.
Gubernur Khofifah menjelaskan, penyaluran bantuan pangan itu dilakukan berdasar surat Kepala Badan Pangan Nasional No. 82/TS.03.03/K/3/2023 yang menginstruksikan untuk segera melaksanakan penyaluran bantuan bahan pangan berupa beras.
Khofifah menjelaskan, bantuan bahan pangan tersebut akan disalurkan untuk 3.425.142 keluarga penerima manfaat di Jawa Timur. Masing-masing keluarga menerima 10 kg beras per bulan selama tiga bulan mulai Maret hingga Mei.
”Jadi setiap bulan mulai Maret sampai Mei, Bulog menyalurkan 34.251,42 ton per bulan. Kita salurkan berdasar data by name by address,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (16/4).
Gubernur Khofifah menuturkan, masyarakat penerima bantuan bahan pangan itu adalah keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH)/bantuan pangan non tunai (BPNT), yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI.
”Disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang ada dalam DTKS, yang masuk dalam PKH atau BPNT,” tutur Khofifah.
Untuk pendistribusian, Khofifah mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut didistribusikan melalui PT Pos Indonesia.
Gubernur Khofifah berharap penyaluran bantuan pangan itu dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat. Utamanya pada Ramadan dan jelang Lebaran tahun ini. Masyarakat akan merasa tenang jika ada stok beras di rumah.
”Saya sudah keliling ke pasar-pasar di beberapa kabupaten di Jawa Timur, alhamdulillah berbagai bapok harganya stabil dan bantuan pangan beras ini semoga bisa menambah kebahagiaan bagi masyarakat,” ucap Khofifah.
Menurut dia, dengan harga bahan pangan yang stabil dan adanya bantuan bahan pangan berupa beras akan membuat masyarakat menjadi lebih tenang dan semakin khusyuk menjalankan ibadah Ramadan.
”Kalau hatinya tenang insya Allah ibadahnya lancar, dan lebih khusyuk apalagi menjelang Idul Fitri tentu masyarakat merasa tenang jika ada stok beras di rumah,” terang Khofifah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
