
Pihak korban dugaan penganiayaan di tempat penitipan di Pekanbaru menjalani pemeriksaan lanjutan di Polresta Pekanbaru. (Annisa Firdausi/Antara)
JawaPos.com–Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyatakan, telah memeriksa tujuh saksi dalam perkara dugaan penganiayaan di tempat penitipan anak di Early Step Daycare (ESD). Para saksi yang diperiksa kemungkinan akan terus bertambah.
”Sampai saat ini saksi ada tujuh orang, ada psikiater sebagai ahli kita untuk melakukan pemeriksaan dan ada pula dari dinas terkait perizinan juga sudah kita periksa,” kata Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru.
Selain itu, korban dugaan penganiayaan tersebut juga kembali menjalani pemeriksaan di Polresta Pekanbaru. Korban hadir didampingi kedua orang tuanya.
Selanjutnya, menurut Bery Juana Putra, pihaknya juga akan memeriksa tiga orang karyawan penitipan anak lainnya. Mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan, namun masih berada di luar kota.
”Sampai saat ini tidak ada kendala, tiga orang saksi karyawan yang ada di luar kota sudah kita konfirmasi dan siap untuk diperiksa lanjutan,” ujar Bery Juana Putra.
Sementara itu, ibunda korban, AS, berharap proses hukum tersebut cepat selesai dan pelaku dapat hukuman setimpal. Dia juga berharap Daycare tersebut bisa segera ditutup. Pihaknya telah menggandeng kuasa hukum untuk mengawal kasus itu. Namun, tidak banyak memberikan keterangan detail pemeriksaan.
”Untuk lebih lanjutnya saya limpahkan ke penasihat hukum saya. Pihak pengacara saya akan menggelar konferensi pers,” tutur dia.
Dugaan penganiayaan anak di sebuah penitipan anak di Pekanbaru viral di sosial media melalui unggahan akun Instagram @phy_losophy. Video tersebut memperlihatkan seorang anak sedang duduk di kursi dengan kedua kaki dilakban pengasuh di penitipan anak tersebut.
Dalam narasinya, pengunggah juga menyebutkan anak yang dititipkan tidak diberi makan dan minum agar tidak bisa buang air besar (BAB) hingga pengasuh tidak perlu repot mengurus anak yang BAB.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
