Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 15.47 WIB

Realisasi Pembangunan Jalur Sirip Menuju JLS Tulungagung Jadi yang Paling Ditunggu-tunggu, Ini Alasannya

BERGELOMBANG: Kondisi jalur sirip JLS Tulungagung di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, yang belum di benahi. (SUDIKAN) - Image

BERGELOMBANG: Kondisi jalur sirip JLS Tulungagung di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, yang belum di benahi. (SUDIKAN)

JawaPos.com – Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, sedang menunggu realisasi pembangunan fisik jalur sirip menuju jalur lintas selatan (JLS) yang berada di wilayahnya.

Dilansir dari Radar Tulungagung (JawaPos Grup), Kamis (16/5), sebab, pembangunan jalan sirip ini dianggap sangat penting karena bisa semakin memperlancar aktivitas warga sekaligus kunci pergerakan ekonomi.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kades Rejosari Sudikan mengatakan, selama ini pemdes di wilayah Kalidawir selatan terbentur akses jalan untuk pengembangan wisata di wilayahnya.

Hal itu terjadi karena APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di Tulungagung sendiri tidak bisa sepenuhnya menutupi pembangunan jalan sirip tersebut.

Padahal, pembangunan jalan sirip menjadi kunci agar potensi di bidang pariwisata yang ada di wilayah setempat bisa menarik minat wisatawan lokal maupun luar untuk datang berkunjung ke wilayah tersebut.

"Pembenahan jalur sirip selalu kami tunggu hingga saat ini," katanya kepada tim Radar Tulungagung JawaPos Grup.

Dia juga secara terang-terangan dan tidak menampik bahwa pihak pemdes juga sangat membutuhkan dana yang cukup banyak untuk membangun jalan akses menuju tempat wisata yang ada.

Seperti halnya akses jalan dari balai desa Rejosari, Tulungagung, menuju wisata yang ada JLS seperti pantai Dlodo Citra Gemilang maupun menuju wisata Batu Kelir.

Oleh karenanya, pihak pemdes di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, berharap ada bantuan anggaran yang bisa dikucurkan dari pusat atau APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk realisasinya.

"JLS di biayai APBDN, jalan sirip JLS pun seharusnya mendapatkan hal yang sama, karena ikon wisata sekalipun jika tanpa akses jalan sirip yang bagus, tentu mustahil bisa dijalankan," lanjutnya.

Sudikan pun berharap agar pemda dan dinas terkait bisa melirik dan menjadikan hal ini sebagai target kinerja ke depannya. Sehingga, hal tersebut diharapkan bisa mempercepat pembangunan atau pembenahan akses jalan sirip menuju JLS.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore