Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 April 2024 | 12.50 WIB

Viral Pernyataan Imam Jamaah Masjid Aolia Saat Khutbah Idul Fitri Mengenai Telepon Allah, Inilah Klarifikasi Mbah Benu

tangkapan layar klarifikasi Mbah Benu setelah pernyataannya yang viral di media sosial mengenai menelpon Allah SWT dalam menetapkan 1 Syawwal (Instagram @fokusyogyakarta) - Image

tangkapan layar klarifikasi Mbah Benu setelah pernyataannya yang viral di media sosial mengenai menelpon Allah SWT dalam menetapkan 1 Syawwal (Instagram @fokusyogyakarta)

JawaPos.com - Pernyataan KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo atau dikenal Mbah Benu selaku imam jamaah masjid Aolia pada Jumat (5/4) terkait penentuan lebaran jamaah masjid Aolia yang sudah menelpon terlebih dahulu Allah SWT menjadi viral di media sosial.

Dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @ndorobei.official, Mbah Benu menyebut keputusan menetapkan Idul Fitri pada Jumat (5/4) sudah mengonfirmasi langsung via telepon kepada Allah SWT.

"Saya tidak ada perhitungan, saya menelpon langsung kepada Allah Ta'ala, ‘Ya Allah kemarin tanggal 4 ini sudah 29 hari, 1 Syawalnya kapan, Allah Ta'ala bilang jumat tanggal 5’," kata Mbah Benu dalam video tersebut.

Sontak video ini ramai diperbincangkan oleh netizen dan menjadi viral. Mbah Benu selaku pimpinan jamaah masjid Aolia membuat video klarifikasi untuk meluruskan pernyataannya yang viral di media sosial ini.

Video klarifikasi Mbah Benu ini diunggah oleh akun Instagram @fokusyogyakarta pada Jumat (5/4) malam.

Menurutnya, istilah menelpon Allah yang dia sampaikan pada perayaan lebaran jamaah masjid Aolia itu merupakan hanya istilah.

"Terkait pernyataan saya tadi pagi tentang istilah menelpon gusti Allah SWT, itu sebenarnya hanya istilah," ungkap Mbah Benu dalam video yang dikutip dari akun Instagram @fokusyogyakarta pada Jumat (5/4).

Beliau menambahkan alasan dibalik penggunaan istilah tersebut terkait perjalanan spiritualnya.

"Dan yang sebenarnya adalah perjalanan spiritual saya kontak batin dengan Allah SWT," tambahnya.

Meski sudah menjelaskan kronologinya, Mbah Benu tetap memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung atas pernyataan tersebut.

"Apabila pernyataan saya menyinggung atau tidak berkenan, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak, terimakasih,"ungkapnya sambil tersenyum ke kamera.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore