
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan di Samsat. /ANTARA
JawaPos.com – Terdapat perbedaan data kendaraan dinas berpelat merah yang menunggak pajak antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Samsat Ngawi.
Berdasarkan data yang dimiliki badan keuangan Ngawi tercatat ada sebanyak 161 unit kendaraan dinas atau pelat merah yang masih kedapatan menunggak pajak.
Sementara itu, menurut data yang dimiliki oleh Samsat Ngawi, jumlah kendaraan dinas menunggak pajak ada sekitar 200-an unit.
Menanggapi perbedaan data tersebut, Administrasi Pelayanan (Adpel) Samsat Ngawi bernama Susanto membeberkan penyebabnya.
Menurut Susanto, perbedaan data memang sangat mungkin terjadi.
Sebab, terdapat beberapa tugas dan fungsi perangkat daerah pemilik kendaraan yang menunggak pajak telah digabung.
“Ada beberapa yang dilebur, seperti dinas tenaga kerja dan transmigrasi yang saat ini sudah tidak ada lagi,” ujarnya pada hari Rabu (27/3) lalu seperti dilansir dari Radar Madiun (JawaPos Group).
Ia menjelaskan bahwa selain karena perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK), perbedaan data bisa disebabkan juga karena kendaraan sudah lama dilelang.
Namun, dinas terkait tidak bisa menunjukkan dokumen lelangnya.
“Mungkin administrasi dulu tidak serapi sekarang, tenor tunggakan sampai belasan tahun. Bukan hanya untuk motor tetapi juga mobil,” imbuhnya.
Kendaraan yang masih menunggak pajak tersebut bisa jadi sudah dilelang.
Tetapi ia menjelaskan bahwa pihak Samsat tidak bisa berbuat banyak jika instansi terkait tidak mempunyai riwayat lelang dari kendaraan dinas yang masih menunggak pajak tersebut.
“Kami tetap mencatatnya sebagai tagihan dan tidak dapat menghapus daftarnya dari tunggakan pajak,” tandasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
