
Proses evakuasi jenazah anjal berinisial FHM dari lokasi kejadian./Polsek Gending untuk Radar Bromo
JawaPos.com - Pegawai SPBU di rest area Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Probolinggo dikejutkan dengan tewasnya seorang anak jalanan (anjal) pada hari Kamis (28/3) kemarin.
Jenazah anjal tersebut teridentifikasi berinisial FSH (16) yang merupakan remaja asal Dusun Sadeng, Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Remaja 16 tahun tersebut diduga tewas setelah mengkonsumsi minuman keras oplosan bersama rekannya.
Tewasnya FSH diketahui sekitar pukul 10.30 WIB saat pengawas SPBU bernama Irwan, 45 tahun, sedang memeriksa rest area SPBU. Hal itu lantaran ia mengetahui ada dua orang anjal yang tidur di rest area namun hingga siang hari tak kunjung bangun.
Ia lalu mencoba membangunkan kedua anjal tersebut, seorang anak jalanan berinisial FHR, langsung terjaga saat dibangunkan.
Tetapi seorang anak jalanan lainnya yang berinisial FSH tak kunjung bangun. Ketika dicek ternyata FSH sudah tidak bergerak dan bernafas. Kejadian itu lalu dilaporkan oleh Irwan ke Polsek Gending.
“Ada dua anjal yang tidur, saat dibangunkan hanya satu orang yang bangun. Sementara rekannya tidak bangun. Saat itulah pengawas SPBU curiga bahwa satu orang anjal tersebut sudah tidak bernyawa,” ujar Kapolsek Gending, AKP Sugeng Harianto seperti dilansir dari Radar Bromo (JawaPos Group).
Mendapati laporan dari pegawai SPBU tersebut, pihak kepolisian lalu bergegas menuju lokasi bersama petugas medis dari Puskesmas Gending untuk melakukan olah TKP dan melakukan pengecekan terhadap tubuh FSH.
Setelah dicek ternyata memang benar jika FSH sudah tewas dan jenazah langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Probolinggo.
Petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap rekan korban yang berinisial FHR. Diketahui bahwa kedua anak jalanan tersebut baru kembali dari Bali.
Mereka berdua hendak pulang ke rumahnya di Rejoso, Pasuruan dengan menumpang truk yang lewat.
Dalam perjalanan pulang di dua hari sebelumnya itulah mereka bersama-sama mengkonsumsi miras oplosan dengan mencampur alkohol dan minuman berenergi.
Setelah mengkonsumsi miras oplosan itu keduanya merasa tidak enak badan, lalu beristirahat di rest area SPBU Desa Pajurangan, Kecamatan Gending.
“Kami sudah meminta keterangan rekan korban, diduga meninggal karena minuman keras oplosan,”pungkas AKP Sugeng Harianto.
Kapolsek Gending itu menambahkan bahwa setelah mendapatkan informasi awal terkait identitas korban.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
