Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Maret 2024 | 23.59 WIB

Tidak Hanya Makanan, Pemprov Jawa Timur Berikan Bantuan Psikososial bagi Korban Selamat Gempa Bawean

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri) didampingi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) mengecek paket bantuan dari Pemprov Jatim di Posko Gempa Kecamatan Sangkapura, Bawean, Minggu (24/3). - Image

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri) didampingi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (kanan) mengecek paket bantuan dari Pemprov Jatim di Posko Gempa Kecamatan Sangkapura, Bawean, Minggu (24/3).

 
 
JawaPos.com - Pemprov Jawa Timur segera memberikan bantuan berupa pelayanan psikososial bagi para korban gempa di timur laut Tuban yang berada di Pulau Bawean, Gresik.
 
Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono menyatakan bantuan psikososial merupakan salah satu bantuan tanggap darurat yang harus diberikan kepada korban terdampak bencana.
 
Sebagai informasi, bantuan psikososial merupakan pemberian bantuan psikologis awal (Psychological First Aid atau PFA).
 
 
Dilansir dari laman Indonesia Baik yang dikelola oleh Kemenkominfo, PFA pada intinya mendengarkan keluhan para korban bencana dan memudahkan mereka memenuhi kebutuhan
dasar. Hal tersebut bisa membantu menstabilkan emosi para korban selamat agar segera pulih.
 
"Ini sudah kami siapkan, menunggu kapal saja karena perjalanannya agak berat, jadi akan ada logistik, dapur umum, personel Tagana, kesehatan dan terakhir adalah tim psikososial," ucap Adhy seperti dikutip dari Antara.
 
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim itu menambahkan nantinya akan ada satu tim bagian pelayanan psikososial yang akan menangani para korban.
 
"Intinya, secara sistem tanggap darurat di sini sudah bagus, itu terbukti dengan sedikitnya korban di sini," katanya.
 
 
Adhy menambahkan berkaca dari gempa tersebut, pihaknya akan lebih meningkatkan kesiapsiagaan terutama di kawasan terdampak gempa Bawean.
 
"Jadi sebenarnya di Tuban itu sudah jadi langganan. Dari gempa itu akhirnya ada sesar baru jadi akan kami lebih tingkatkan lagi kesiapsiagaan ini," imbuhnya.
 
Penanganan korban ini akan menjadi kolaborasi dan koordinasi yang bagus dari pihaknya, Pemerintah Kabupaten Gresik hingga pemerintah pusat.
 
"Insya Allah, mana yang bolong itu yang akan kami tutup, termasuk dengan kabupaten, jadi jangan sampai ada yang teriak-teriak tidak tertangani," tuturnya.
 
Selain itu, perbaikan fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah segera ditangani setelah dilakukan penilaian.
 
"Yang utama kami akan melakukan rehabilitasi di pelayanan publik seperti sekolah, rumah sakit, masjid dan sekolah, karena itu yang sangat penting," ungkapnya.
 
Selain bantuan pelayanan psikososial, BPBD Jatim juga memberikan sejumlah bantuan ke Pulau Bawean yang dikirim dengan Kapal Bahari Ekspres.
 
"Bantuan tersebut, di antaranya berupa terpal 200 lembar, matras 100 pcs, dan selimut 200 pcs, paket sembako 100 paket, lauk pauk 50 dus, makanan siap saji 50 dus, air mineral 50 dus, tenda pengungsi 1 unit dan tenda keluarga 1 unit," kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore