Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2024 | 16.59 WIB

Pesawat Lion Air yang Bawa Jemaah Umrah Asal Surabaya Alihkan Pendaratan ke Bandara Kualanamu Sumut, Ada Apa?

Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-106 mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (11/3/2024). (FOTO: ANTARA/ HO-Istimewa) - Image

Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-106 mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (11/3/2024). (FOTO: ANTARA/ HO-Istimewa)

JawaPos.com – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-106 secara tiba-tiba mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Senin (11/3).

Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup), Selasa (12/3), diketahui pesawat tersebut membawa jamaah umrah dari Kota Surabaya dengan tujuan Jeddah, Arab Saudi.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan resminya di Medan, buka suara.

Dia mengatakan, pengalihan pendaratan itu dilakukan karena perubahan waktu pemberitahuan resmi (Notam) dari otoritas di Sri Lanka.

"Notam singkatan notice to airmen, merupakan pemberitahuan disebarluaskan yang bersifat penting oleh personel operasi penerbangan, menyatakan penutupan sementara wilayah udara di Sri Langka," tuturnya, Senin (11/3).

Lebih jauh, Danang menjelaskan, pengalihan pendaratan ke bandar udara alternatif ini merupakan prosedur yang sudah sesuai standar operasional penerbangan.

Menurutnya, hal itu dilakukan tidak lain adalah untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Pengalihan pendaratan di Bandar Internasional Kualanamu ini, bukan disebabkan oleh masalah teknis pesawat," tegasnya.

Sebelum pendaratan di Bandara Internasional Kualanamu, Danang menyebut, pesawat sempat melakukan holding atau terbang mengelilingi wilayah udara Kota Binjai, Sumut.

Holding ini juga sengaja dilakukan untuk beberapa waktu, dengan tujuan mengurangi berat pesawat melalui pemakaian avtur atau bahan bakar.

"Ini langkah yang diambil agar pendaratan sesuai dengan limitasi pesawat atau berat pesawat saat melakukan pendaratan," kata dia.

Setelah melakukan pendaratan dengan selamat di Bandara Internasional Kualanamu, menurutnya, pesawat akan melanjutkan kembali penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi.

Namun, hal itu akan dilakukan setelah bandar udara di Colombo, Sri Lanka, dibuka kembali dan dianggap aman untuk melayani penerbangan.

"Seluruh prosedur yang diambil ini menunjukkan komitmen Lion Air dalam menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat," ungkapnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore